Presiden China Xi Jinping Puji Tindakan Tegas Kazakhstan ke Pedemo

rds | CNN Indonesia
Jumat, 07 Jan 2022 23:15 WIB
Xi Jinping memuji tindakan keras pemerintah dan aparat Kazakhstan meredam amarah pedemo dalam kerusuhan yang telah menewaskan lebih dari 40 orang. Xi Jinping memuji tindakan keras pemerintah dan aparat Kazakhstan meredam amarah pedemo dalam kerusuhan yang telah menewaskan lebih dari 40 orang. (Foto: AFP/GREG BAKER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden China Xi Jinping memuji tindakan tegas pemerintah Kazakhstan terhadap para pedemo.

Pujian itu diutarakan Xi kepada Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev melalui sebuah pesan pada Jumat (7/1).

Dalam pesan itu, Xi menilai "tindakan keras" pemerintah dan aparat terhadap para demonstran merupakan bentuk sikap "sangat bertanggung jawab".


"Anda dengan tegas mengambil tindakan keras dalam saat-saat kritis dan dengan cepat memulihkan situasi, menunjukkan posisi tanggung jawab dan rasa kewajiban Anda sebagai politikus, dan sangat bertanggung jawab terhadap negara dan rakyat Anda," ucap Xi kepada Tokayev dalam pesan tersebut, menurut kantor berita Xinhua.

Dilansir AFP, Kazakhstan terus dirundung kerusuhan dalam beberapa hari terakhir menyusul demonstrasi memprotes kenaikan harga BBM dan gas di beberapa kota.

Demo sudah berlangsung sejak awal tahun baru yang terus meluas dan membesar.

Sampai saat ini, kerusuhan dan bentrok antara aparat dan pedemo telah menewaskan hampie 50 orang terdiri dari 28 polisi dan 16 demonstran.

Di antara 28 polisi yang tewas itu dilaporkan meninggal karena dipenggal. Lebih dari 3.000 orang ditahan akibat kerusuhan dalam beberapa waktu terakhir.

Presiden Tokayev bahkan memerintahkan personel keamanan menembak mati tanpa peringatan terlebih dahulu jika kerusuhan kembali terjadi.

Dia menegaskan ada 20.000 'bandit' yang sudah menyerang pusat keuangan Almaty dan menghancurkan properti negara dalam peristiwa tersebut sebelumnya.

Dia mengatakan perintah tembak langsung itu adalah bagian dari operasi 'kontra-teroris'.

"Para militan belum meletakkan senjata mereka, mereka terus melakukan kejahatan atau sedang mempersiapkannya. Perang melawan mereka harus dilakukan sampai akhir. Siapa pun yang tidak menyerah akan dihancurkan," kata Tokayev di televisi pemerintah.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Presiden juga mengatakan pasukan penjaga perdamaian yang dikirim dari Rusia dan negara-negara tetangga telah tiba atas permintaan Kazakhstan. Pasukan itu berada di negara itu untuk sementara guna memastikan keamanan.



(rds/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER