Thailand Minta Pasangan Pakai Masker saat Bercinta di Hari Valentine

CNN Indonesia
Minggu, 13 Feb 2022 16:35 WIB
Thailand juga merekomendasikan pasangan untuk melakukan tes antigen sebelum berkencan di malam hari Valentine. Ilustrasi hari Valentine. (REUTERS/CHALINEE THIRASUPA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas kesehatan Thailand mendesak pasangan di negara itu untuk melakukan kegiatan seks yang aman saat pandemi Covid-19, termasuk mengenakan masker.

"Jika mungkin, menggunakan masker saat melakukan seks dapat mengurangi risiko Covid," kata Direktur Biro Kesehatan Reproduksi Thailand, Bunyarit Sukrat, kepada AFP, Jumat (11/2).

"Covid bukanlah penyakit yang ditularkan lewat kegiatan seksual, tetapi masih mungkin terinfeksi Covid lewat pernapasan jarak dekat dan bertukar saliva," lanjutnya.

Sukrat juga merekomendasikan pasangan untuk melakukan tes antigen sebelum berkencan di malam hari. Tes ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona ke pasangan mereka.

Selain itu, pasangan diimbau untuk menghindari posisi seks dengan tatap muka dan ciuman mendalam. Ia juga mengimbau pasangan untuk menggunakan alat kontrasepsi agar terhindar dari kehamilan yang tak diinginkan.

Imbauan ini muncul karena otoritas kesehatan Thailand khawatir perayaan Valentine dapat meningkatkan infeksi virus corona di Thailand, meski mengakui masyarakat juga melakukan seks di hari lain.

Mengutip data Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (12/2), Thailand mencatat kenaikan kasus harian Covid-19 sebanyak 15.882. Angka ini meningkat tajam dibandingkan pada awal Februari, di mana kasus harian Covid-19 kala itu mencapai 8.000.

Hari Valentine merupakan perayaan yang populer di Thailand. Valentine juga dianggap sebagai hari keberuntungan bagi pasangan untuk meresmikan hubungan mereka.

Sering terjadi antrian panjang di kantor pencatatan pernikahan kala Valentine, terutama di distrik Bang Rak di Bangkok, yang dalam bahasa Thailand berarti menjadi 'distrik cinta.'

(win/DAL)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER