Malaysia Akan Hapus Hukuman Mati

isa | CNN Indonesia
Jumat, 10 Jun 2022 14:50 WIB
Pemerintah Malaysia melalui Menteri Hukum, Wan Junaidi, sepakat untuk menghapus hukuman mati di negara tersebut. Foto ilustrasi. Malaysia berencana mencabut hukuman mati. (AFP/Toshifumi Kitamura)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Hukum Malaysia, Wan Junaidi, sepakat untuk menghapus hukuman mati pada Jumat (10/6).

Dalam pernyataan resminya, Wan mengatakan hukuman mati akan diganti dengan jenis hukuman sesuai kebijaksanaan pengadilan.


"Kabinet [Malaysia] telah sepakat bahwa kajian dan penelitian yang lebih jauh harus dilakukan sehubungan dengan hukuman alternatif yang diusulkan untuk 11 pelanggaran yang membawa hukuman mati wajib," demikian pernyataan resmi Wan dikutip Channel News Asia.

Lebih lanjut ia menerangkan, saat ini pelanggaran berdasarkan Bagian 39B yang berkaitan dengan peredaran narkoba, UU Bahaya Narkoba dan 22 pelanggaran bisa dijatuhi mati, namun ke depannya di bawah kebijaksanaan pengadilan untuk mengganti hukuman tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Studi lebih lanjut akan dikaji bersama Kamar Jaksa Agung, divisi urusan hukum Kantor Perdana Menteri, dan kementerian serta departemen pemangku kepentingan lain, seperti dikutip dari Malay Mail.

"Tindakan ini sangat signifikan untuk memastikan perubahan Undang-Undang terkait dengan memperhatikan prinsip 'proporsionalitas' dan konstitusionalitas apa pun yang diusulkan ke pemerintah nanti," lanjut Wan.

Pemerintah juga akan mempelajari kelayakan sistem peradilan pidana, yang mencakup bidang-bidang semisal prosedur pra-hukuman, pembentukan dewan hukuman dan komisi hukum, pengembangan pedoman hukuman dan reformasi penjara.

Keputusan tersebut, kata Wan, menunjukkan prioritas pemerintah dalam memastikan perlindungan hak semua pihak. Selain itu, juga untuk mencerminkan transparansi kepemimpinan negara dalam meningkatkan sistem peradilan pidana Malaysia.

(bac/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER