Menlu Rusia di G20, Diteriaki soal Perang hingga Pilih Walkout

Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 09 Jul 2022 15:00 WIB
Menteri Rusia Sergei Lavrov sempat diteriaki audiens G20 soal perang hingga memilih walkout dari rapat para menteri luar negeri di forum itu. Menteri Rusia Sergei Lavrov sempat diteriaki audiens G20 soal perang hingga memilih walkout dari rapat para menteri luar negeri di forum itu. Foto: (AFP/WILLY KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dikabarkan walkout dan tidak mengikuti sisa pertemuan G20 di Bali usai terus-terusan dikecam mengenai invasi Moskow ke Ukraina.

Dalam rapat para menteri luar negeri di forum G20, Menlu Amerika Serikat Antony Blinken hingga Menlu Jerman Annalena Baerbock mengecam keras aksi invasi Rusia ke Ukraina.

"Apa yang kami dengar hari ini adalah paduan suara yang kuat dari seluruh dunia tentang perlunya agresi (Rusia) untuk diakhiri," ujar Antony Blinken dalam pertemuan tersebut.

Menurut beberapa sumber diplomat yang hadir, Lavrov terpantau masih berada di dalam ruangan rapat saat Antony berbicara. Namun, Lavrov terlihat langsung meninggalkan ruang pertemuan saat Baerbock berpidato dan mengecam Rusia,

Lavrov juga tidak hadir pada saat Menlu Ukraina Dmytro Kuleba menyampaikan pidatonya secara virtual dalam pertemuan di G20.

Russian's Foreign Minister Sergei Lavrov attends a meeting at the G20 Foreign Ministers' Meeting in Nusa Dua on the Indonesian resort island of Bali on July 8, 2022. (Photo by Stefani Reynolds / POOL / AFP)Foto: (AFP/STEFANI REYNOLDS)
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sempat hadir dalam rapat para menteri luar negeri di forum G20, Bali, Jumat (8/7).

Seperti diberitakan AFP pada Jumat (8/7), dua sumber diplomatik mengatakan Lavrov menghadiri sesi pagi pertemuan tersebut di Bali. Namun, ia tak hadir saat Kuleba berbicara dalam acara G20 secara virtual.

Meski bukan anggota, Ukraina juga diundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam pertemuan G20 sebagai bentuk netralitas lantaran Rusia juga tetap diundang dalam forum tersebut.

Sebelum walkout, Lavrov juga sempat diteriaki audiens ketika sedang disambut oleh Menlu RI Retno Marsudi di Bali untuk menghadiri pertemuan Menlu G20 pada Jumat (8/7).

Dalam video AFP yang dirilis di Twitter, terdengar beberapa orang dari kejauhan berteriak dua kali. Pertama, "kenapa Anda memulai perang?" dan "kenapa Anda tak menghentikan perang?".

Pertanyaan itu terdengar kencang seisi ruangan ketika Lavrov dan Retno berjabat tangan sebelum memasuki ruang rapat.

Lavrov terlihat tidak merespons apa-apa saat insiden terjadi. Retno juga tak menggubris dan melanjutkan percakapan singkat dengan Lavrov sebelum mempersilakan Menlu Rusia itu masuk ruangan rapat.

Gelaran pertemuan G20 di Bali tahun ini terus menjadi sorotan lantaran terjadi kala invasi Rusia ke Ukraina masih menggila sejak Februari lalu.

Indonesia sebagai Presiden G20 tahun ini juga didesak untuk memboikot keikutsertaan Rusia dalam forum itu oleh sejumlah anggota, seperti Amerika Serikat, Australia, Prancis, hingga Uni Eropa.

Namun, Indonesia berupaya menjaga kekompakan negara anggota dan bersikap netral dengan tetap mengundang seluruh peserta.

Dalam pidato pembukaan, Menlu Retno juga menyinggung peperangan yang terjadi di Ukraina meski tanpa menyinggung Rusia.

"Adalah tanggung jawab kita untuk menghentikan perang cepat atau lambat dan menyelesaikan segala perbedaan di meja negosiasi, bukan di medan perang," kata Retno.

"Efek riaknya dirasakan secara global, pada pangan, energi, dan ruang fiskal. Seperti biasan, negara berkembang dan berpenghasilan rendah yang paling berpengaruh."

(tfq/chr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER