Kishi juga membangun relasi dengan Federasi Internasional untuk Kemenangan Melawan Komunis. Federasi tersebut dibangun atas perintah pemimpin Gereja Unifikasi, Sun Myung Moon, pada 1968.
Sebagaimana diberitakan Global Times, Kishi sempat menjabat sebagai ketua kehormatan eksekutif dalam jamuan makan yang diselenggarakan Moon.
Menurut kepala Institut Riset Ajaran Bidah Korea Kristen, Pastor Park Hyung Tack, Moon menggunakan nilai anti-komunis untuk membangun relasi dengan pemimpin otoriter di Korea Selatan dan Jepang.
Kishi juga dikabarkan membuka jalan bagi Gereja Unifikasi untuk masuk ke Jepang. Kishi juga disebut menggunakan relasinya untuk membantu organisasi itu mendapatkan dukungan finansial, dikutip dari The Straits Times.
Kabar yang mirip juga disampaikan oleh ahli politik Jepang sekaligus aktivis sayap kanan di Universitas Studi Internasional Kanda, Jeffrey Hall.
"Politikus Konservatif Jepang, khususnya kakek Abe, Kishi, meminta dukungan dari Moon dan gerejanya dalam semacam aliansi anti-komunis publik dan organisasi keagamaan," kata Hall seperti dikutip ABC News.
Meski demikian, kepala Gereja Unifikasi cabang Jepang, Tomihiro Tanaka, membantah Kishi berperan dalam perluasan organisasi itu.
"[Kishi tidak melakukan] langkah-langkah tertentu atau memiliki pengaruh khusus atas penyebaran agama ini," kata Tanaka dalam konferensi pers pada Senin (11/7), dikutip dari CNN.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Selain itu, Tanaka menyampaikan ia menilai Kishi memiliki pengertian kuat akan gerakan perdamaian pendiri Gereja Unifikasi ketimbang terlibat dalam organisasi itu, dikutip dari Mainichi.
Sementara itu, kedekatan antara politikus konservatif dan kelompok keagamaan di Jepang disebut-sebut terjadi demi menolong politikus memenangkan pemilihan.
Hall mencontohkan kejadian kala mantan Perdana Menteri Jepang Takeo Fukuda memberikan pidato untuk Gereja Unifikasi dan memuji organisasi itu. Ia juga menyoroti tindakan mantan perdana menteri Yasuhiro Nakasone memberikan selamat kala pernikahan massal berlangsung pada 1992.
"Ini merupakan tradisi yang muncul sejak lama, di mana mereka [para politikus] mendapatkan pemilih untuk mendukung mereka dalam pemilihan, dan untuk acara seperti itu, gereja memandang itu sebagai kesempatan untuk mendapatkan pesan dari politikus, yang bisa mereka pamerkan," kata Hall.
Gereja Unifikasi menjadi sorotan akhir-akhir ini lantaran penembak Abe, Tetsuya Yamagami, mengatakan ia memiliki dendam terhadap satu organisasi keagamaan. Ibu Yamagami masuk ke dalam sebuah organisasi keagamaan, memberikan donasi, dan membuat hidup keluarga mereka menjadi sulit.
Sementara itu, pihak Gereja Unifikasi mengonfirmasi ibu Yamagami merupakan anggota organisasi itu. Namun, masih belum jelas apakah Gereja Unifikasi merupakan organisasi yang dibenci Yamagami.
Sebagaimana diberitakan CNN, Gereja Unifikasi ditemukan oleh Moon pada 1954. Organisasi ini dikenal sering melakukan pernikahan massal, di mana pasangan yang hadir kebanyakan dijodohkan oleh Moon.
Kishi juga membangun relasi dengan Federasi Internasional untuk Kemenangan Melawan Komunis. Federasi tersebut dibangun atas perintah pemimpin Gereja Unifikasi, Sun Myung Moon, pada 1968.
Sebagaimana diberitakan Global Times, Kishi sempat menjabat sebagai ketua kehormatan eksekutif dalam jamuan makan yang diselenggarakan Moon.
Menurut kepala Institut Riset Ajaran Bidah Korea Kristen, Pastor Park Hyung Tack, Moon menggunakan nilai anti-komunis untuk membangun relasi dengan pemimpin otoriter di Korea Selatan dan Jepang.
Kishi juga dikabarkan membuka jalan bagi Gereja Unifikasi untuk masuk ke Jepang. Kishi juga disebut menggunakan relasinya untuk membantu organisasi itu mendapatkan dukungan finansial, dikutip dari The Straits Times.
Kabar yang mirip juga disampaikan oleh ahli politik Jepang sekaligus aktivis sayap kanan di Universitas Studi Internasional Kanda, Jeffrey Hall.
"Politikus Konservatif Jepang, khususnya kakek Abe, Kishi, meminta dukungan dari Moon dan gerejanya dalam semacam aliansi anti-komunis publik dan organisasi keagamaan," kata Hall seperti dikutip ABC News.
Meski demikian, kepala Gereja Unifikasi cabang Jepang, Tomihiro Tanaka, membantah Kishi berperan dalam perluasan organisasi itu.
"[Kishi tidak melakukan] langkah-langkah tertentu atau memiliki pengaruh khusus atas penyebaran agama ini," kata Tanaka dalam konferensi pers pada Senin (11/7), dikutip dari CNN.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Penilaian Kishi soal Nilai-nilai Gereja Unifikasi
Insiden penembakan terhadap Shinzo Abe ketika ia tengah berpidato. (AP/)
Selain itu, Tanaka menyampaikan ia menilai Kishi memiliki pengertian kuat akan gerakan perdamaian pendiri Gereja Unifikasi ketimbang terlibat dalam organisasi itu, dikutip dari Mainichi.
Sementara itu, kedekatan antara politikus konservatif dan kelompok keagamaan di Jepang disebut-sebut terjadi demi menolong politikus memenangkan pemilihan.
Hall mencontohkan kejadian kala mantan Perdana Menteri Jepang Takeo Fukuda memberikan pidato untuk Gereja Unifikasi dan memuji organisasi itu. Ia juga menyoroti tindakan mantan perdana menteri Yasuhiro Nakasone memberikan selamat kala pernikahan massal berlangsung pada 1992.
"Ini merupakan tradisi yang muncul sejak lama, di mana mereka [para politikus] mendapatkan pemilih untuk mendukung mereka dalam pemilihan, dan untuk acara seperti itu, gereja memandang itu sebagai kesempatan untuk mendapatkan pesan dari politikus, yang bisa mereka pamerkan," kata Hall.
Gereja Unifikasi menjadi sorotan akhir-akhir ini lantaran penembak Abe, Tetsuya Yamagami, mengatakan ia memiliki dendam terhadap satu organisasi keagamaan. Ibu Yamagami masuk ke dalam sebuah organisasi keagamaan, memberikan donasi, dan membuat hidup keluarga mereka menjadi sulit.
Sementara itu, pihak Gereja Unifikasi mengonfirmasi ibu Yamagami merupakan anggota organisasi itu. Namun, masih belum jelas apakah Gereja Unifikasi merupakan organisasi yang dibenci Yamagami.
Sebagaimana diberitakan CNN, Gereja Unifikasi ditemukan oleh Moon pada 1954. Organisasi ini dikenal sering melakukan pernikahan massal, di mana pasangan yang hadir kebanyakan dijodohkan oleh Moon.