Brutal Video Polisi AS Keroyok Remaja Muslim Bikin Geger Publik

rds | CNN Indonesia
Senin, 01 Agu 2022 20:16 WIB
Polisi Amerika Serikat dilaporkan mengeroyoki pemuda 17 tahun sampai babak belur karena khawatir gelagat remaja tersebut mencurigakan. Polisi Amerika Serikat dilaporkan mengeroyoki pemuda 17 tahun sampai babak belur karena khawatir gelagat remaja tersebut mencurigakan. Ilustrasi. (Foto: REUTERS/ALEXANDER DRAGO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video viral yang tersebar di media sosial memperlihatkan tiga petugas kepolisian Oak Lawn, Illinois, Amerika Serikat, memukuli remaja Muslim hingga babak belur dan terjatuh ke tanah.

Remaja itu diketahui bernama Hadi Abuatelah berusia 17 tahun. Saat ini, Abuatelah masih terbaring di rumah sakit menderita patah tulang belakang dan pendarahan internal yang parah.

Keluarga memaparkan Abuatelah tengah duduk di dalam mobil temannya saat penangkapan terjadi. Tiba-tiba, mobil polisi mendekati dan meminta mobil teman Abuatelah menepi.

Keluarga Abuatelah tidak mengetahui alasan polisi menghentikan kendaraan teman remaja laki-laki itu.

Dikutip CBS News, Abuatelah menjadi satu-satunya orang di mobil tersebut yang dipukuli oleh para polisi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Islam-Amerika Serikat wilayah Chicago, Ahmed Rehab, mengatakan Abuatelah merupakan siswa dan seorang tukang cukur yang tak memiliki catatan kriminal.

Seorang saksi mata merekam video Abuatelah tengah dipukuli para polisi.

Akibat insiden ini, keluarga Abuatelah berdemonstrasi di depan markas kepolisian Oak Lawn.

[Gambas:Video CNN]

"Dia (Abuatelah) mengalami patah tulang di seluruh wajahnya, dia memar, di rumah sakit sekarang dengan penyangga leher," kata Dena Natour, ibunda Abuatelah.

"Mengapa polisi, lebih dari 136 kilogram, menyerang anak saya yang hanya berat 68 kilogram? Mengapa mereka melakukan itu? Itu tidak perlu dan tidak dapat diterima. Saya ingin keadilan untuk anak saya," paparnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Oak Lawn, Daniel Vittorio, membela tindakan anak buahnya itu. Ia mengatakan ketiga petugas polisi sengaja meminta mobil Abuatelah menepi karena mencium mariyuana terbakar.

Kejadian itu berlangsung kala mobil Vittorio melaju dekat jalan tol Southwest dan jalan Austin.

Vittorio mengatakan sopir mobil tersebut menaati perintah polisi untuk berhenti. Namun, Abuatelah langsung keluar mobil dan kabur.

"Dia tampak gugup dan memiliki tas aksesori yang disampirkan di bahunya," papar Vittorio.

Polisi mengatakan tas itu adalah kuncinya. Karena ketika petugas mengejar remaja tersebut ke persimpangan 95th Street dan McVicker Avenue, video dari kamera dashboard menunjukkan polisi menangkap remaja tersebut dan petugas mengklaim bahwa Abuatelah terus meraih tas tersebut.

Polisi mengatakan Abuatelah "menolak untuk mendengarkan perintah verbal yang mengakibatkan konfrontasi fisik dengan dua petugas."

Setelah dia ditangkap, Abuatelah mencoba mengambil alih tas selama insiden itu, kata polisi.

Vittorio juga menyebutkan bahwa para petugas khawatir Abuatelah akan meraih senjata, dan menggunakan taktik kontrol untuk melepaskan tangan remaja tersebut.

Dia tidak berhenti melawan penangkapan sampai pistol setrum digunakan, menurut Vittorio.

(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER