Pelosi Tak Takut Ancaman China: AS Tidak Akan Tinggalkan Taiwan

CNN Indonesia
Rabu, 03 Agu 2022 12:56 WIB
Ketua Dewan Perwakilan AS, Nancy Pelosi, tetap berkunjung ke Taiwan meski sudah diwanti-wanti China. Ia menegaskan bahwa AS tak akan pernah meninggalkan Taiwan. Ketua Dewan Perwakilan AS, Nancy Pelosi, tetap berkunjung ke Taiwan meski sudah diwanti-wanti China. (Taiwan Presidential Office via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat, Nancy Pelosi, tetap berkunjung ke Taiwan meski sudah diwanti-wanti China. Ia menegaskan bahwa AS tak akan pernah meninggalkan Taiwan.

"Hari ini delegasi kami datang ke Taiwan untuk memperjelas bahwa kami tak akan meninggalkan komitmen kami terhadap Taiwan," kata Pelosi usai bertemu dengan Presiden Tsai Ing Wen, seperti dikutip CNN.

Ia kemudian berujar, "Kami bangga dengan persahabatan kami yang langgeng."

Pelosi mengatakan bahwa solidaritas AS dan Taiwan kini lebih penting dibanding sebelumnya.

"Itulah pesan yang kami bawa ke sini, hari ini," ucap dia.

Saat berkunjung di Taipei, Pelosi diberi gelar kehormatan, The Order of Propitious Clouds with Special Grand Cordon, dari Tsai Ing-wen.

Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan Tsai berdiri di sebelah Pelosi. Orang nomor satu di Taiwan itu lalu menyematkan selempang biru sebagai simbol penghargaan ke Ketua dewan perwakilan AS itu.

Mereka lalu membungkuk di hadapan satu sama lain dan kembali ke kursi masing-masing. Pelosi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tsai atas kepemimpinannya dan menegaskan hubungan kedua negara.

"Saya akan memajang penghargaan ini di Kantor Ketua DPR, atau memakainya di sana, di Capitol Hill, sebagai simbol persahabatan kami yang berharga," kata dia.

[Gambas:Video CNN]

Selain bertemu Tsai, Pelosi juga menjumpai petinggi parlemen Taiwan.

Pelosi mengunjungi Taiwan saat ketegangan antara China dan AS meningkat. Beijing menyatakan Washington tak mengindahkan peringatannya, dan akan melakukan tindakan militer.

Beijing sudah mewanti-wanti bahwa lawatan itu berbahaya bagi kedaulatan mereka dan mengganggu hubungan diplomatik AS-China.

(isa/has/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER