Rusia KO di Lyman, Zelensky Bersumpah Rebut Wilayah Lain dalam Sepekan

Tim | CNN Indonesia
Minggu, 02 Okt 2022 06:25 WIB
Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah akan merebut lebih banyak wilayah setelah Ukraina memasuki Lyman, kota kunci di Dobas, wilayah yang dicaplok Rusia. Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah akan merebut lebih banyak wilayah setelah Ukraina memasuki Lyman, kota kunci di Dobas, wilayah yang dicaplok Rusia. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah akan merebut lebih banyak wilayah setelah pasukan Ukraina memasuki Lyman, salah satu kota kunci di Dobas, wilayah yang baru saja dicaplok Rusia.

"Sepanjang pekan ini, lebih banyak bendera Ukraina akan dikibarkan di Donbas. Akan lebih banyak lagi setelah itu," ujar Zelensky, Sabtu (1/10), seperti dikutip AFP.

Zelensky melontarkan pernyataan ini setelah pasukan Ukraina merebut Lyman dan mengibarkan bendera biru kuning di sana.

Kota tersebut jatuh ke tangan Ukraina hanya berselang sehari setelah Rusia mencaplok empat wilayah di negara itu, yaitu Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Rusia mendeklarasikan pencaplokan setelah keempat wilayah itu menggelar referendum. Hasil referendum menunjukkan mayoritas warga ingin bergabung dengan Negeri Beruang Merah.

Lyman sendiri terletak di utara Donetsk. Sebenarnya, Rusia hanya menguasai sebagian Donetsk ketika referendum digelar pekan lalu. Sebagian warga Donetsk pun mengaku sejatinya tak mau bergabung dengan Rusia.

Di kancah global, hasil referendum dan pencaplokan ini tak diakui. Amerika Serikat sampai-sampai menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.

Sejumlah pengamat menganggap Presiden Vladimir Putin buru-buru mengadakan referendum dan mencaplok keempat wilayah di timur hingga selatan Ukraina itu karena mulai terdesak.

[Gambas:Video CNN]

Belakangan, Ukraina memang kian garang. Hingga akhirnya, Ukraina menang besar ketika berhasil merebut Kharkiv, kawasan yang berbatasan langsung dengan Donetsk, di mana kelompok separatis pro-Rusia bercokol.

Dengan pencaplokan ini, Rusia dapat berdalih bahwa keempat wilayah tersebut kini merupakan bagian dari kedaulatan mereka. Mereka pun dapat menyerang Ukraina jika macam-macam di keempat wilayah itu.

Beberapa pengamat lain juga menganggap tujuan utama Rusia mencaplok keempat wilayah itu adalah untuk merekrut lebih banyak tentara cadangan melalui aturan wajib militer.

(has/has)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER