5 Situasi Panas Iran Jelang Lawan AS di Piala Dunia 2022

CNN Indonesia
Selasa, 29 Nov 2022 16:47 WIB
Gegap gempita Piala Dunia 2022 Qatar menjadi sorotan hampir seluruh penduduk di bumi, pertandingan antar negara pun tak luput jadi perhatian termasuk Iran. Foto ilustrasi Bendera Iran. (iStock/Rainer Puster)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gegap gempita Piala Dunia 2022 Qatar menjadi sorotan hampir seluruh penduduk di bumi, pertandingan antar negara pun tak luput jadi perhatian termasuk Iran.

Piala Dunia berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Dalam ajang ini, ada 32 negara yang turut berpartisipasi.

Berikut situasi panas Iran di Piala Dunia.

1. Ancam Keluarga Timnas Dibui

Salah satu sumber mengatakan pemerintah mengancam akan menjebloskan keluarga tim nasional ke penjara jika mereka enggan menyanyikan lagu kebangsaan Iran.

Keluarga para pemain diancam bakal dipenjara apabila kesebelasan Iran ogah menyanyikan lagu kebangsaan dalam laga melawan AS pada Selasa (29/11) ini, demikian dikutip CNN.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, pihak berwenang juga mengancam jika pemain turut andil dalam protes politik melawan Teheran.

Pelatih timnas Iran, Carloz Queiroz, bahkan mengatakan sudah bertemu IRGC menyusul ancaman mereka terhadap pemain Iran dan keluarganya.

Meski demikian, sejauh ini tak ada informasi pembicaraan apa yang mereka bahas. Queiroz hanya mengatakan para pemain bisa melakukan protes di Piala Dunia, tetapi terbatas soal peraturan FIFA saja.

2. Kerahkan Pasukan jadi 'Mata-Mata'

Selama bertanding, IRGC disebut terus memantau Timnas Iran secara ketat.

Pasukan militer Teheran itu menyusup di antara para suporter untuk mengawasi pemain secara dekat.

"Ada sejumlah besar petugas keamanan Iran di Qatar yang mengumpulkan informasi dan memantau para pemain," kata seorang sumber, seperti dikutip CNN, Selasa (29/11).

Dalam pertandingan terakhir melawan Wales, rezim mengirim lebih dari ratusan 'orang' untuk memberi dukungan dan bantuan palsu di antara para penggemar.

Lebih lanjut, sumber itu menerangkan untuk pertandingan selanjutnya melawan AS, Iran akan menambah jumlah aktor-aktor tersebut.

Meski awalnya menolak, para pemain pada Jumat lalu akhirnya mau menyanyikan lagu kebangsaan Teheran kala melawan Wales.

3. Timnas Iran Ogah Nyanyi Lagu Kebangsaan

Tim nasional Iran memilih untuk tidak menyanyikan lagu kebangsaan saat hendak melawan Inggris pada pekan lalu.

Biasanya, sebelum bertanding lagu kebangsaan dua kubu diputar secara bergiliran. Selama mengalun, pemain turut melantunkan lagu kebangsaan itu.

Namun, saat pertandingan Iran vs Inggris, sebelas pemain inti Iran tampak terdiam saat lagu kebangsaan mereka dimainkan di Stadion Internasional Khalifa.

Aksi pemain Timnas itu disebut sebagai bentuk dukungan bagi para demonstran di negara Timur Tengah itu.

Dua bulan ini, Iran tengah bergejolak. Banyak warga turun ke jalan memprotes kematian Mahsa Amini dan menuntut kebebasan berekspresi.

4. Kontroversi AS Hapus Tulisan Allah di Bendera Iran

Federasi Sepak Bola Iran mengingatkan FIFA untuk berani menegur Amerika Serikat (AS) yang kedapatan menghapus simbol Islam di bendera mereka yang diunggah melalui media sosial.

Perseteruan tersebut masih terjadi jelang laga kedua tim bentrok di matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2022, Rabu (30/11) pukul 02.00 dini hari WIB.

Dikutip dari The Guardian, Iran menuntut lawan mereka menerima larangan 10 pertandingan karena "menyinggung martabat" negara mereka. Meskipun, AS telah mengembalikan visual bendera Iran secara sempurna.

5. Rezim Iran Larang Timnas Bergaul dengan Tim Lain

Iran dilaporkan mengirim intel untuk memata-matai pemain tim nasional selama berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar.

Menurut sumber keamanan terkait Piala Dunia 2022, Iran mengerahkan puluhan personel militernya dari Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk memantau aktivitas setiap pemain timnas Iran dan staf official mereka selama di Qatar.

Timnas Iran juga dilaporkan dilarang bergaul dengan timnas negara lain dan orang asing selama mengikuti ajang Piala Dunia 2022.

"Ada banyak aparat keamanan Iran di Qatar dikerahkan untuk menggali informasi dan mengawasi para pemain (timnas)," kata sumber itu pada Selasa (29/11).

(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER