Anwar Ibrahim Rampingkan Kabinet, Sejumlah Menteri Rangkap Jabatan

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 12:06 WIB
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memutuskan merampingkan kabinet demi menghemat anggaran. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim merampingkan jumlah menteri di kabinet barunya, sehingga sejumlah tokoh kini merangkap jabatan. (AP/Vincent Thian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memutuskan merampingkan kabinet demi menghemat anggaran.

Pernyataan Anwar muncul saat dia mengumumkan nama-nama menteri yang tergabung dalam Kabinet Pemerintah Bersatu Malaysia pada Jumat (2/12) malam waktu setempat.

"Penempatan [kabinet ini] sebenarnya, kita bisa menghindari pemborosan [anggaran], mengeluarkan anggaran belanja," kata Anwar.

Ia kemudian berujar, "Tentunya, tidak terlalu banyak pengurangan jumlah menteri ini."

Langkah Anwar itu menjadi tanda bahwa ia memang ingin merampingkan kabinet, karena jajaran pemerintahan di masa sebelumnya dianggap terlalu besar.

Menurut Anwar, pemerintahan sebelumnya bisa memasukkan hingga 60-70 anggota kabinet, dan jika masih belum cukup akan ada penunjukan utusan dan penasihat khusus.

Sementara Anwar sendiri semalam baru merilis 28 nama menteri di Kabinet Pemerintah Bersatu.

Dari jumlah itu, ada beberapa yang merangkap jabatan, yakni PM merangkap jadi Menteri Keuangan, Ahmad Zahid Hamidi yang menjadi wakil perdana menteri dan merangkap Menteri Pengembangan Desa dan Wilayah.

Kemudian Fadillah Yusof yang menjadi Wakil Perdana Menteri dan Merangkap Menteri Perdagangan dan Komoditas.

Selain itu, sejumlah menteri juga menjadi anggota Dewan Rakyat atau parlemen, demikian dikutip Malay Mail. Mereka yaitu Menteri Dalam Negeri Saifuddin Nasution, Menteri Luar Negeri Zamri Kadir, Menteri Agama Mohamad Naim, Perdagangan antar Bangsa dan Industri Tengku Zafrul bin Abdulaziz.

Pelantikan Kabinet Pemerintah Bersatu akan dilaporkan akan berlangsung pada hari ini. Namun, belum ada informasi lebih tepatnya pukul berapa penobatan itu digelar.

(isa/vws)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER