Fakta-fakta Terbaru Sepekan Kebakaran Los Angeles, Korban-Kerugian
CNN Indonesia
Rabu, 15 Jan 2025 11:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemadam kebakaran di Los Angeles masih berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api yang masih menyala di sejumlah titik.
Los Angeles dilanda kebakaran sejak pekan lalu. Wilayah yang terbakar di antaranya Palisades, Eaton, San Gabriel, Hurst, Lembah San Fernando, Kenneth, Malibu hingga dekat Ventura County.
Kebakaran itu menyebabkan puluhan orang meninggal dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
Berikut fakta-fakta terkini sepekan kebakaran dahsyat melanda Los Angeles.
Korban tewas 25 orang
Tim Pemeriksa Medis (DME) Los Angeles melaporkan 25 orang meninggal gegara bencana itu per Selasa (14/1).
DME membeberkan lebih lanjut 8 orang tewas dalam kebakaran di Palisades dan 17 lainnya meninggal dalam Kebakaran Eaton, demikian dikutip CNN.
14 orang ditangkap terkait kebakaran
Polisi Los Angeles menyatakan mereka menangkap 14 orang yang diduga terkait Kebakaran Palisades.
Anggota polisi LA Steve Embrich mengatakan tiga penangkapan "penting" terhadap tersangka terjadi di luar zona kebakaran pada Minggu dan Senin.
Penangkapan lain, kata dia, terjadi karena pelanggaran mencakup tak patuhi jam malam dan menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran dan polisi, hingga vandalisme dan perampokan.
"Penjarahan bukan hanya kejahatan terhadap properti; itu juga menghilangkan rasa aman penduduk yang dievakuasi dan tindakan itu tidak akan ditoleransi," ungkap Embrich saat konferensi pers pada Selasa.
Kebakaran di Eaton-Palisades masuk paling mematikan dalam sejarah California
Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California melaporkan Kebakaran Eaton dan Palisades termasuk yang paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah California.
Kebakaran Eaton telah menyebabkan 16 orang meninggal serta menghanguskan lebih dari 14.000 hektar dan 7.000 bangunan.
CalFire menempatkan Kebakaran Palisades sebagai kebakaran paling merusak keempat dan paling mematikan ke-14, dengan lebih dari 23.000 hektar dan 5.000 bangunan terbakar.
Kebakaran Palisades juga telah menewaskan delapan orang.
Kebakaran paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah California masih dipegang Kebakaran Camp Fire pada 2018 lalu.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Pihak berwenang Los Angeles memutus pasokan listrik di wilayah dengan kabel rentan tumbang karena angin kencang.
Angin itu bisa memicu percikan api atau busur listrik dan turut memperburuk kebakaran.
"Lebih dari 20.000 rumah tangga menghadapi pemadaman listrik karena Pemutusan Listrik demi Keselamatan Publik," kata Kepala Pengawas Wilayah Los Angeles Lindsey P. Horvath, dikutip CNN.
Warga diminta pakai masker
Wakil direktur utama departemen kesehatan masyarakat Los Angeles, Anish Mahajan, meminta masyarakat di daerah terdampak abu menggunakan masker yang tepat agar terhindar dari masalah Kesehatan.
Warga di daerah yang terkena dampak, kata dia, dianjurkan untuk mengenakan masker seperti masker N95 atau P100.
"Masker ini dirancang khusus untuk mengurangi paparan partikel halus berbahaya yang ditemukan dalam abu dan asap, yang bisa menembus jauh ke dalam paru-paru dan menyebabkan masalah kesehatan serius," ujar Mahajan.
Sejumlah netizen mengkritik pemerintah Amerika Serikat yang dianggap pelit dalam menggelontorkan bantuan untuk korban kebakaran Los Angeles.
AS hanya mengeluarkan bantuan sebesar US$770 atau sekitar Rp12 juta untuk korban kebakaran Los Angeles.
Mereka merasa bantuan pemerintah federal terlalu kecil karena habis untuk memasok senjata ke Ukraina dan Israel.
"Mereka bisa mengirim miliaran dolar ke Israel dan Ukraina tapi tak bisa memberi warga sendiri lebih dari US$1.000 dolar? Negara ini benar-benar lelucon. Apa yang bisa dilakukan dengan US$770 (sekitar Rp12 juta)?" tulis salah satu warganet.
"Maaf California, tapi semua uang kami sudah dikirim ke Israel dan Ukraina," kata netizen lain.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemadam kebakaran di Los Angeles masih berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api yang masih menyala di sejumlah titik.
Los Angeles dilanda kebakaran sejak pekan lalu. Wilayah yang terbakar di antaranya Palisades, Eaton, San Gabriel, Hurst, Lembah San Fernando, Kenneth, Malibu hingga dekat Ventura County.
Kebakaran itu menyebabkan puluhan orang meninggal dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
Berikut fakta-fakta terkini sepekan kebakaran dahsyat melanda Los Angeles.
Korban tewas 25 orang
Tim Pemeriksa Medis (DME) Los Angeles melaporkan 25 orang meninggal gegara bencana itu per Selasa (14/1).
DME membeberkan lebih lanjut 8 orang tewas dalam kebakaran di Palisades dan 17 lainnya meninggal dalam Kebakaran Eaton, demikian dikutip CNN.
14 orang ditangkap terkait kebakaran
Polisi Los Angeles menyatakan mereka menangkap 14 orang yang diduga terkait Kebakaran Palisades.
Anggota polisi LA Steve Embrich mengatakan tiga penangkapan "penting" terhadap tersangka terjadi di luar zona kebakaran pada Minggu dan Senin.
Penangkapan lain, kata dia, terjadi karena pelanggaran mencakup tak patuhi jam malam dan menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran dan polisi, hingga vandalisme dan perampokan.
"Penjarahan bukan hanya kejahatan terhadap properti; itu juga menghilangkan rasa aman penduduk yang dievakuasi dan tindakan itu tidak akan ditoleransi," ungkap Embrich saat konferensi pers pada Selasa.
Kebakaran di Eaton-Palisades masuk paling mematikan dalam sejarah California
Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California melaporkan Kebakaran Eaton dan Palisades termasuk yang paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah California.
Kebakaran Eaton telah menyebabkan 16 orang meninggal serta menghanguskan lebih dari 14.000 hektar dan 7.000 bangunan.
CalFire menempatkan Kebakaran Palisades sebagai kebakaran paling merusak keempat dan paling mematikan ke-14, dengan lebih dari 23.000 hektar dan 5.000 bangunan terbakar.
Kebakaran Palisades juga telah menewaskan delapan orang.
Kebakaran paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah California masih dipegang Kebakaran Camp Fire pada 2018 lalu.
Bersambung ke halaman berikutnya...
20 Ribu Rumah Mati Listrik
Sisa-sisa kebakaran Los Angeles. (AFP/VALERIE MACON)
Pihak berwenang Los Angeles memutus pasokan listrik di wilayah dengan kabel rentan tumbang karena angin kencang.
Angin itu bisa memicu percikan api atau busur listrik dan turut memperburuk kebakaran.
"Lebih dari 20.000 rumah tangga menghadapi pemadaman listrik karena Pemutusan Listrik demi Keselamatan Publik," kata Kepala Pengawas Wilayah Los Angeles Lindsey P. Horvath, dikutip CNN.
Warga diminta pakai masker
Wakil direktur utama departemen kesehatan masyarakat Los Angeles, Anish Mahajan, meminta masyarakat di daerah terdampak abu menggunakan masker yang tepat agar terhindar dari masalah Kesehatan.
Warga di daerah yang terkena dampak, kata dia, dianjurkan untuk mengenakan masker seperti masker N95 atau P100.
"Masker ini dirancang khusus untuk mengurangi paparan partikel halus berbahaya yang ditemukan dalam abu dan asap, yang bisa menembus jauh ke dalam paru-paru dan menyebabkan masalah kesehatan serius," ujar Mahajan.
Sejumlah netizen mengkritik pemerintah Amerika Serikat yang dianggap pelit dalam menggelontorkan bantuan untuk korban kebakaran Los Angeles.
AS hanya mengeluarkan bantuan sebesar US$770 atau sekitar Rp12 juta untuk korban kebakaran Los Angeles.
Mereka merasa bantuan pemerintah federal terlalu kecil karena habis untuk memasok senjata ke Ukraina dan Israel.
"Mereka bisa mengirim miliaran dolar ke Israel dan Ukraina tapi tak bisa memberi warga sendiri lebih dari US$1.000 dolar? Negara ini benar-benar lelucon. Apa yang bisa dilakukan dengan US$770 (sekitar Rp12 juta)?" tulis salah satu warganet.
"Maaf California, tapi semua uang kami sudah dikirim ke Israel dan Ukraina," kata netizen lain.