Mamdani Jadi Wali Kota New York Pertama Disumpah Pakai Al-Qur'an

CNN Indonesia
Kamis, 01 Jan 2026 10:50 WIB
Mamdani menjadi wali kota New York pertama yang beragama Islam, warga keturunan Asia Selatan pertama, dan kelahiran Afrika pertama dengan jabatan itu. (REUTERS/Jeenah Moon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Zohran Mamdani akan banyak menoreh sejarah saat dilantik menjadi wali kota New York City. Satu dari sekian catatan itu adalah jadi wali kota pertama yang disumpah menggunakan kitab suci umat muslim, Al-Qur'an.

Mamdani juga akan menjadi wali kota New York pertama yang menganut agama Islam, warga keturunan Asia Selatan pertama dan kelahiran Afrika pertama yang bakal memegang jabatan tersebut.

Mamdani akan di lantik sebanyak dua kali. Pengambilan sumpah pertama dilakukan di stasiun kereta bawah tanah yang kini terbengkalai di New York pada Malam Tahun Baru, Kamis (1/1).

Jaksa Agung New York, Letitia James, siap memimpin pengambilan sumpah itu. Saat disumpah, Mamdani akan meletakkan tangannya di atas dua Al-Qur'an yang sudah dipilih untuk sesi ini.

Pengambilan sumpah kedua kemudian berlanjut di Balai Kota pada 1 Januari 2025 siang hari. Di sana, Mamdani kembali disumpah oleh senator Vermont, Bernie Sanders. Saat prosesi itu berlangsung, dia akan meletakkan tangan di atas Al-Qur'an.

Menurut berbagai sumber, dua Al-Qur'an yang digunakan pada pengambilan sumpah adalah milik kakek dan nenek Mamdani, sementara satu Al-Qur'an lainnya adalah manuskrip berukuran kecil dari akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

Al-Qur'an seukuran saku itu merupakan bagian koleksi Penelitian Budaya Kulit Hitam Schomburg di Perpustakaan Umum New York.

Manuskrip tersebut mulanya bagian koleksi sejarawan kulit hitam Puerto Rico, Arturo Schomburg. Meskipun tak jelas bagaimana dia memperolehnya, para cendekiawan meyakini hal itu mencerminkan minat sejarawan itu terhadap hubungan historis Islam dengan budaya kulit hitam di Amerika Serikat dan di seluruh Afrika.

Kurator Studi Timur Tengah dan Islam di Perpustakaan Umum New York, Hiba Abid, mengatakan Al-Qur'an seukuran saku itu melambangkan keragaman dan jangkauan umat Muslim di New York.

Berbeda dengan manuskrip keagamaan berornamen yang diasosiasikan dengan keluarga kerajaan atau kaum elit, Al-Qur'an yang akan digunakan Mamdani punya desain sederhana. Sampulnya berwarna merah tua dan ditulis dengan tinta hitam serta merah.

Tulisannya yang polos dan mudah dibaca, menunjukkan bahwa manuskrip ini dibuat untuk penggunaan sehari-hari dan bukan untuk pajangan seremonial. Ciri-ciri tersebut juga menunjukkan bahwa manuskrip itu untuk pembaca awam, kata Abid seperti diberitakan New York Times.

Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilihan umum wali kota New York pada November lalu. Selama kampanye, ia berjanji mengatasi biaya hidup yang tinggi di New York.

Janji lain yang dia tawarkan adalah membekukan sewa lebih dari satu juta apartemen, membangun 200.000 unit perumahan terjangkau, hingga bus gratis.

(isa/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK