Venezuela Umumkan Darurat Nasional Usai Diserang AS

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Jan 2026 15:30 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menetapkan keadaan darurat nasional usai ibu kota Caracas diserang pada Sabtu (3/1).
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menetapkan keadaan darurat nasional usai ibu kota Caracas diserang pada Sabtu (3/1). (AFP/LUIS JAIMES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menetapkan keadaan darurat nasional usai ibu kota Caracas diserang pada Sabtu (3/1).

Kantor berita Venezuela AVN melaporkan, penetapan dilakukan setelah pemerintah mengeklaim Amerika Serikat (AS) telah menyerang wilayah Venezuela.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Republik Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan komunitas internasional atas agresi militer berat yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah Venezuela dan penduduknya di Caracas," demikian pernyataan pemerintahan Maduro.

Maduro memerintahkan Komando Pertahanan Komprehensif Venezuela serta badan-badan pemerintahan di seluruh negara bagian ikut terjun membela negara.

Pemerintah juga mendesak seluruh masyarakat turun ke jalan guna mempertahankan kedaulatan Venezuela.

"Tindakan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, khususnya Pasal 1 dan 2 yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan, kesetaraan hukum, dan larangan penggunaan kekerasan. Agresi tersebut mengancam perdamaian dan stabilitas internasional, khususnya di Amerika Latin dan Karibia, dan amat membahayakan nyawa jutaan orang," demikian pernyataan pemerintah Venezuela.

Sejumlah ledakan disertai dengungan pesawat dilaporkan terdengar di ibu kota Caracas, Venezuela, sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Foto-foto di media sosial menunjukkan kepulan asap membubung di beberapa titik ibu kota.

Warga Venezuela terlihat panik dan bergegas ke luar rumah.

Sejumlah saksi mata melaporkan ledakan-ledakan itu di antaranya terjadi di pangkalan udara militer La Carlota dan markas Kementerian Pertahanan Venezuela Fuerte Tiuna.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali menyatakan akan melancarkan operasi darat ke Venezuela untuk memberantas perdagangan narkoba. AS sudah meluncurkan serangan lebih dulu terhadap kapal-kapal di perairan Karibia.

Operasi AS ini diprotes keras Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Baginya, AS cuma berdalih soal narkoba lantaran maksud sebenarnya yakni menggulingkan pemerintahan dia.

Pentagon sejauh ini belum memberikan komentar.

(blq/asr)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER