Eropa Kompak Bela Greenland yang Terancam Direbut Trump

CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 08:40 WIB
Delapan negara Eropa menolak "ambisi imperialisme" Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mencaplok Greenland usai menggempur Venezuela.
Delapan negara Eropa menolak "ambisi imperialisme" Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mencaplok Greenland usai menggempur Venezuela. (Foto: AFP/Francois Walschaerts)
Jakarta, CNN Indonesia --

Delapan negara Eropa menolak "ambisi imperialisme" Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin mencaplok Greenland usai menggempur Venezuela.

Penolakan itu tertuang dalam pernyataan bersama yang ditandatangani kepala negara termasuk Inggris dan Prancis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rilis itu, mereka menyatakan keamanan Greenland harus dijamin secara kolektif oleh NATO dan dengan menghormati sepenuhnya keinginan rakyat.

"Keamanan di Arktik harus tercapai secara kolektif, bersama dengan sekutu NATO termasuk Amerika Serikat dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, termasuk kedaulatan, integritas teritorial, dan tidak dapat diganggu gugatnya perbatasan," demikian pernyataan tersebut, dikutip Politico, Selasa (6/1).

Pernyataan bersama itu ditandatangani Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk. Pernyataan tersebut juga didukung para pemimpin Belanda, Yunani, Luksemburg, dan Slovenia.

Dalam pernyataan bersama, mereka juga menyatakan aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menegaskan kawasan Arktik adalah prioritas.

Selain itu, pernyataan itu menyebutkan kedelapan negara ini telah meningkatkan kehadiran, aktivitas, dan investasi untuk menjaga keamanan Arktik dan untuk mencegah musuh.

"Kerajaan Denmark - termasuk Greenland - adalah bagian dari NATO," tegas pernyataan itu.

Dalam poin kesimpulan, delapan negara itu juga menegaskan bahwa Greenland adalah milik rakyatnya.

"Denmark dan Greenland, dan hanya mereka, yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut Denmark dan Greenland," demikian rilis itu.

Beberapa hari lalu, Trump menyatakan Amerika Serikat perlu Greenland untuk pertahanan. Gedung Putih juga menyebut saat ini opsi memiliki Greenland sedang dibahas termasuk penggunaan militer.

"Yang jelas, kami perlu Greenland untuk pertahanan," ungkap dia.

Pemerintah Denmark murka dengan Trump dan menyebut aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bubar jika AS Caplok Greenland.

Pernyataan Trump muncul usai AS meluncurkan agresi di Ibu Kota Venezuela, Caracas, dan menculik Maduro.

Komunitas internasional ramai-ramai mengecam tindakan AS yang dianggap melanggar hukum internasional dan piagam PBB.

(isa/rds)


[Gambas:Video CNN]