Ratusan Penerbangan Dibatalkan di Belanda Akibat Badai Salju
Ratusan penerbangan di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda dibatalkan pada Rabu (7/1) akibat badai salju, di tengah perkiraan gelombang dingin yang semakin buruk dan memicu gangguan perjalanan di sejumlah negara.
Maskapai Belanda KLM mengatakan telah membatalkan 600 penerbangan untuk menghindari pembatalan mendadak yang dapat membuat penumpang telantar di Bandara Schiphol, salah satu pusat penerbangan utama Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, KLM telah membatalkan 400 penerbangan di Schiphol pada Selasa. Maskapai Belanda itu meminta para penumpang yang penerbangannya dibatalkan agar tidak datang ke bandara demi mencegah kepadatan.
"Kami belum mengalami kondisi cuaca ekstrem seperti ini selama bertahun-tahun," kata juru bicara Anoesjka Aspeslagh, seperti dikutip dari Reuters.
Otoritas di Belanda juga mengimbau warga untuk tetap di rumah jika memungkinkan, karena badai salju baru diperkirakan akan datang pada malam hari.
Salah satu penumpang yang terdampar di Schiphol, Simiao Sun mengaku khawatir akan merayakan ulang tahunnya yang ke-40 di tengah perjalanan.
Sun diberi tahu bahwa penerbangan pengganti menuju ke Inggris, tempat ia menetap, baru tersedia tiga hari kemudian.
"Anak saya akan absen sekolah dan kami berdua akan kehilangan hari kerja, jadi saya mengantre di sini berharap bisa mendapatkan penerbangan yang sedikit lebih cepat," ujar Sun.
KLM kemudian menawarkan penerbangan alternatif dan melakukan upaya untuk membantu penumpang, tetapi mereka "kewalahan oleh banyaknya permintaan".
Selain itu, seluruh layanan kereta domestik di Belanda dihentikan pada Selasa pagi setelah gangguan sistem TI melanda jaringan perkeretaapian.
Kereta mulai beroperasi kembali di beberapa wilayah setelah pukul 09.00 pagi waktu setempat.
Namun masalah masih terjadi di sekitar Amsterdam, dengan layanan kereta cepat Eurostar dari Amsterdam ke Paris dibatalkan atau mengalami keterlambatan.
Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot mengatakan maskapai penerbangan membatalkan sedikitnya 40 persen penerbangan di Bandara Charles de Gaulle, Paris, pada pagi berikutnya, serta sekitar seperempat penerbangan di Bandara Orly.
Selain itu, salju juga melanda sebagian besar wilayah Eropa seperti di Jerman yang mengalami suhu anjlok hingga di bawah minus 10 derajat Celsius di wilayah selatan dan timur pada Selasa pagi.
Kemudian, di Inggris, suhu malam hingga Selasa turun hingga minus 12,5 derajat Celsius di Marham, Norfolk, menjadikannya malam terdingin musim dingin sejauh ini.
Salju dan hujan lebat juga menimbulkan gangguan besar di Balkan Barat, menyebabkan penutupan jalan, pemadaman listrik, serta banjir sungai.
Seorang perempuan dilaporkan meninggal di Sarajevo pada Senin setelah tertimpa pohon yang roboh akibat beratnya salju basah.
Prancis batalkan 100 penerbangan
Sementara itu, Prancis membatalkan sekitar 100 penerbangan hari ini dan akan membatalkan 40 penerbangan lagi besok akibat badai salju.
Menteri Transportasi Prancis Phillipe Tabarot mengatakan kepada Televisi lokal bahwa ia "berharap situasi bisa kembali normal siang ini."
Di Belgia, tercatat 40 penerbangan dibatalkan akibat badai salju.
Badai salju semakin parah menerjang sejumlah negara di Eropa dalam sepekan terakhir sehingga mengacaukan jadwal penerbangan.
Sebanyak enam orang tewas akibat badai salju yang menerjang Eropa.
(rnp/bac)[Gambas:Video CNN]



