Ledakan Bom Guncang 11 Pom Bensin di Thailand dalam 40 Menit

CNN Indonesia
Minggu, 11 Jan 2026 17:21 WIB
Rentetan ledakan bom guncang 11 SPBU di Thailand selatan dalam 40 menit, empat orang luka-luka.
Ilustrasi. 11 SPBU di Thailand selatan diserang ledakan bom yang meledak dalam kurun waktu 40 menit. Foto: iStockphoto/dzika_mrowka
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak empat orang terluka usai sejumlah bom meledak dalam kurun waktu 40 menit di 11 SPBU di Thailand pada Minggu (11/1) dini hari waktu setempat.

Militer Thailand menyebut rentetan ledakan bom itu terjadi di provinsi paling selatan Thailand yakni Narathiwat, Pattani, dan Yala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu (ledakan) terjadi hampir bersamaan," kata Gubernur Narathiwat, Boonchauy Nomyamyen.

"Sekelompok pria yang jumlahnya tidak diketahui datang dan meledakkan bom yang merusak pompa bahan bakar," imbuhnya seperti dikutip AFP.

Insiden itu menyebabkan seorang petugas polisi, seorang petugas pemadam kebakaran, dan dua karyawan SPBU di Provinsi Pattani mengalami luka-luka. Para korban luka kini tengah dirawat di rumah sakit setempat.

Komandan militer di wilayah selatan, Narathip Phoynok, mengatakan telah memerintahkan peningkatan langkah-langkah keamanan ke tingkat maksimum, termasuk di pos pemeriksaan jalan dan perbatasan.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengatakan badan keamanan meyakini serangan itu adalah "sinyal" yang bertepatan dengan pemilu lokal. Dia meyakini serangan itu bukan ditujukan untuk pemberontakan.

Sejauh ini belum ada pelaku yang ditangkap. Otoritas Thailand juga belum mengungkap pihak yang mungkin terlibat di balik serangan tersebut.

(dna)