Menlu sampai Presiden Iran Ikut Demo Pro-Pemerintah

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 15:00 WIB
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi hingga Presiden Masoud Pezeshkian ikut demo bersama para pengunjuk rasa pro-pemerintah.
Demonstrasi pro-pemerintah Iran. (via REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi hingga Presiden Iran Masoud Pezeshkian ikut demo bersama para pengunjuk rasa pro-pemerintah.

Dalam siaran televisi Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) pada Senin (12/1), Araghchi terlihat menyerukan rakyat Iran untuk "tetap kuat dan hadir" dalam mendukung pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rakyat Iran harus tetap kuat dan hadir. Kehadiran mereka memberi kami semangat," kata Araghchi saat berdiri di antara ribuan pedemo di ibu kota Teheran, Senin (12/1), seperti dikutip CNN.

Rekaman IRIB juga memperlihatkan Pezeshkian berjalan dikelilingi para pengawal dan melambaikan tangan ke arah demonstran.

Dalam laporan Al Jazeera,Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahannya "siap untuk mendengar" tuntutan rakyat.

Puluhan ribu pedemo pro-pemerintah turun ke jalan pada Senin untuk menunjukkan dukungan kepada pemerintah, menyusul demo panas yang mendesak perubahan rezim.

Parapedemo meneriakkan slogan anti-Amerika dan anti-Israel selama bergerak menuju LapanganEnghelab diTeheran.

Aksi pro-pemerintah ini juga berlangsung di kota-kota lain seperti Kerman, Zahedan, dan Birjand. Unjuk rasa ini menyaingi demo anti-rezim yang diyakini pemerintah telah ditunggangi Amerika Serikat dan Israel.

Iran diguncang demo besar sejak 28 Desember lalu. Demo yang mulanya meletus karena krisis ekonomi itu menewaskan lebih dari 500 orang, menurut kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS.

Lebih dari 10.000 orang juga dilaporkan ditangkap. Aparat keamanan dan pedemo bentrok setelah sejumlah massa mulai merusak dan membakar gedung-gedung pemerintah hingga masjid.

AS dan Israel sejak awal menyuarakan dukungan kepada rakyat Iran untuk menggulingkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan siap membantu warga Iran, termasuk dengan meluncurkan serangan militer.

(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]