Ukraina-Rusia Masih Perang, Zelensky Nimbrung Komentari Demo Iran
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ikut mengomentari demo di Iran usai lebih dari 600 orang dilaporkan tewas dalam unjuk rasa tersebut.
Zelensky mengatakan dunia harus membantu rakyat Iran untuk mewujudkan perubahan rezim guna membebaskan mereka dari pemerintahan zalim.
"Setiap orang normal di Bumi sangat ingin rakyat Iran bebas dari rezim yang telah membawa banyak kejahatan, termasuk ke Ukraina dan negara-negara lain," kata Zelensky dalam pernyataan video pada Senin (12/2).
"Sangat penting bagi dunia untuk tidak melewatkan momen ini ketika perubahan memungkinkan. Setiap pemimpin, negara, dan organisasi internasional harus terlibat sekarang juga dan membantu rakyat Iran menyingkirkan mereka yang bertanggung jawab atas kondisi Iran sekarang ini," lanjut Zelensky, dikutip dari Reuters.
Iran dilanda demo besar-besaran sejak 28 Desember lalu. Menurut kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, unjuk rasa itu telah menewaskan 646 orang.
Menurut Zelensky, demo Iran merupakan sebuah "pemberontakan". Ia pun menyarankan agar Rusia mempertimbangkan kembali hubungan dekatnya dengan Iran, yang memasok drone Shahed dalam perang di Ukraina.
Rusia dan Iran menjalin hubungan erat sejak Kremlin melancarkan invasi ke Ukraina pada 2022 lalu. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian meneken pakta kerja sama strategis dengan masa berlaku 20 tahun yang memperdalam kerja sama militer dan bidang-bidang lain.
(blq/bac)