Gas Air Mata Ditembakkan di Tengah Protes Anti-ICE di Minneapolis
Aksi demonstrasi warga Minneapolis menentang kehadiran agen imigrasi Amerika Serikat (AS) sempat ricuh hingga berujung penembakan gas air mata, Kamis (15/1) malam waktu setempat.
Pasukan keamanan federal AS menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang berkumpul di dekat Gedung Federal Whipple.
Situasi memanas ketika puluhan petugas berupaya memukul mundur massa yang dinilai bertindak anarkis.
Ketegangan antara warga dan aparat meningkat setelah insiden penembakan oleh agen imigrasi yang menewaskan Renee Good, serta penembakan terhadap seorang pria asal Venezuela di Minneapolis.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan Insurrection Act seiring meluasnya gelombang protes di berbagai wilayah.
Insurrection Act tahun 1807 merupakan undang-undang yang memberikan kewenangan kepada Presiden AS untuk mengerahkan militer guna memadamkan pemberontakan atau gangguan keamanan di dalam negeri.