Prancis Sebut Ancaman Tarif Trump ke Eropa soal Greenland Rugikan AS

CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 23:30 WIB
Prancis menyebut ancaman tarif Trump harus direspons hati-hati karena eskalasi ini bisa berakibat fatal. Ancaman ini juga bisa berakibat fatal bagi Washington.
Prancis menyebut ancaman tarif Trump harus direspons hati-hati karena eskalasi ini bisa berakibat fatal. Ancaman ini juga bisa berakibat fatal bagi Washington. (Foto: AFP/SAUL LOEB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Prancis mengingatkan Amerika Serikat (AS) juga akan menderita jika Presiden Donald Trump 'menghukum' negara-negara Eropa yang menentang rencananya untuk mengakuisisi Greenland.

Menteri Pertanian Prancis Annie Genevard menegaskan Uni Eropa memiliki potensi kekuatan serangan dari sudut pandang komersial.

Menurutnya, ancaman Trump ini harus direspons dengan hati-hati, karena eskalasi ini bisa berakibat fatal. Namun, hal ini juga bisa berakibat fatal bagi Washington.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam peningkatan tarif ini, ia (AS) juga akan banyak rugi, begitu pula para petani dan industrialisnya sendiri," kata Genevard kepada stasiun televisi Europe 1 dan CNews.

Ia menekankan pencaplokan Greenland oleh AS tidak dapat diterima.

"Jelas Eropa tidak akan membiarkan Amerika Serikat melakukan apa pun yang mereka inginkan," imbuhnya.

Pertemuan luar biasa para duta besar Uni Eropa telah dijadwalkan di Brussels pada Minggu sore ini.

Trump mengancam akan mengenakan tarif 10 persen mulai 1 Februari pada semua barang impor asal Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Belanda, dan Finlandia. Semua negara tersebut merupakan bagian dari Uni Eropa, kecuali Inggris dan Norwegia.

Trump menyebut pungutan tarif akan dinaikkan menjadi 25 persen pada 1 Juni, sampai tercapai kesepakatan untuk pengambilalihan Greenland secara penuh dan total. Ia berdalih membutuhkan Pulau Arktik yang menjadi wilayah otonom Denmark itu untuk keamanan nasional AS.

(pta)