Negaranya Banjir Bandang, Presiden Mozambik Batal ke Forum Davos
Presiden Republik Mozambik Daniel Chapo membatalkan kehadirannya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss untuk memantau langsung kondisi warga terdampak banjir bandang yang melanda negaranya.
Meski Chapo berhalangan untuk hadir, tetapi Mozambik tetap diwakili dalam forum Davos oleh sejumlah pejabat tinggi lain, sesuai dengan strategi diplomasi ekonomi dan komitmen internasional negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir situs Club of Mozambique, negara tersebut kini berada di status siaga merah akibat curah hujan tinggi dan banjir bandang yang melanda.
Langkah itu diambil untuk memperkuat kepemimpinan politik, koordinasi antar lembaga serta respons cepat pemerintah.
Sementara itu, menurut laporan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Minggu (18/1), hujan lebat sejak pertengahan Desember telah memicu banjir signifikan di Provinsi Gaza, Maputo dan Sofala.
Otoritas setempat memperkirakan lebih dari 400.000 orang terdampak, dengan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.
Menanggapi situasi tersebut, negara tetangga Afrika Selatan mengerahkan helikopter angkatan udara untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan yang krusial.
Curah hujan tinggi juga berdampak di Afrika Selatan, termasuk kawasan timur laut yang menjadi lokasi Taman Nasional Kruger, yang baru dibuka kembali bagi wisatawan setelah penutupan sementara.
(rnp/dna)
