Badai Salju Picu Suhu Dingin Ekstrem di AS, Warga Diimbau Waspada

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Jan 2026 14:11 WIB
AS dilanda badai salju ekstrem, warga diimbau tak banyak aktivitas di luar ruangan. Foto: REUTERS/Adam Gray
Jakarta, CNN Indonesia --

Warga di Amerika Serikat memborong persediaan di supermarket, menjelang cuaca dingin ekstrem yang diperkirakan bakal berubah menjadi bencana yang mengancam 160 juta orang.

Di sejumlah kota di negara bagian AS, warga menyiapkan persediaan makanan hingga kebutuhan pribadi, lantaran dingin ekstrem disebut akan menyebabkan kekacauan transportasi, pemadaman listrik, hingga mengancam jiwa. 

Dilansir AFP, badai besar ini diperkirakan akan membawa campuran hujan beku dan salju lebat mulai akhir pekan ini. 

Badan Layanan Cuaca Nasional AS mengatakan badai itu akan membawa akumulasi es dahsyat, yang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik dan kondisi perjalanan yang sangat berbahaya. 

Prakiraan cuaca menyebutkan salju lebat, hujan es, dan hujan beku, disertai suhu yang sangat dingin, akan menyapu dua pertiga bagian timur negara itu, mengancam akan mengganggu perjalanan dan menyebabkan pemadaman listrik yang meluas.

"Ini badai yang dahsyat," kata Jacob Asherman, seorang ahli meteorologi di Pusat Prediksi Cuaca AS di Maryland. Dia menyebut badai ini yang terbesar di musim ini, dalam hal intensitas dan cakupan.

Asherman menyebut Jumat (23/11) ini suhu dingin hingga minus 50 derajat Fahrenheit terjadi di Dakota dan Minnesota. Dia memperingatkan paparan dingin seperti itu tanpa pakaian yang teat dapat menyebabkan hipotermia dengan sangat cepat. 

Badai dahsyat ini merupakan hasil dari pusaran kutub yang meregang, yaitu wilayah Arktik dengan udara dingin bertekanan rendah, yang mengirimkan udara dingin yang menyebar ke seluruh Amerika Utara.

"Bahkan di daerah yang biasanya mengalami cuaca dingin di bulan Januari, ini adalah hembusan Arktik yang sangat berbahaya," ujarnya.

Di New York, Gubernur Kathy Hochul memperingatkan warga untuk tetap berada di dalam rumah di tengah kondisi yang sangat dingin.

"Lima atau enam menit di luar ruangan benar-benar dapat membahayakan kesehatan Anda," kata Hochul.

Setidaknya 16 negara bagian AS dan Washington DC menyatakan keadaan darurat dan siap memobilisasi kru dan sumber daya tanggap bencana. Banyak kota juga telah membuka tempat penampungan sementara.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK