Hide Ads

8.000 Penerbangan Dibatalkan Imbas Badai Salju Ekstrem di AS

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Jan 2026 20:43 WIB
Ribuan penerbangan dibatalkan imbas badai salju ekstrem yang melanda Amerika Serikat hingga Minggu (25/1).
Ribuan penerbangan terdampak dibatalkan imbas badai salju ekstrem di AS. Foto: Getty Images via AFP/JIM VONDRUSKA
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 8.000 penerbangan dibatalkan imbas badai salju ekstrem di Amerika Serikat akhir pekan ini. Cuaca dingin ekstrem ini diprediksi menyebabkan hujan salju lebat yang meluas dari Texas timur hingga Carolina utara.

Menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware, sebanyak 3.400 penerbangan tertunda atau dibatalkan pada Sabtu (24/1), dan lebih dari 5.000 penerbangan dibatalkan untuk Minggu (25/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 140 juta orang dari New Mexico hingga New England terdampak peringatan badai musim dingin. Prakiraan cuaca memperkirakan badai salju ini bisa menyebabkan kerusakan, bahkan bisa menyaingi kerusakan akibat badai topan.

"Ini badai yang dahsyat," kata seorang ahli meteorologi di Pusat Prediksi Cuaca AS di Maryland, kepada Reuters.

Dia juga memperingatkan bahwa paparan suhu dingin tanpa pakaian yang tepat dapat menyebabkan hipotermia dengan sangat cepat.

Kondisi terburuk diprediksi terjadi di beberapa negara bagian seperti di Louisiana, Mississippi, dan Tennessee.

Presiden Donald Trump mengatakan melalui media sosial pada hari Jumat bahwa pemerintahannya sedang berkoordinasi dengan pejabat negara bagian dan lokal dan bahwa Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) "sepenuhnya siap untuk merespons".

(dna)