Penyeberangan Rafah Dibuka Kembali, Akses Warga Gaza Masih Dibatasi
Pos perbatasan Rafah yang menghubungkan Gaza dan Mesir akan dibuka kembali setelah hampir dua tahun ditutup Israel.
Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan pembukaan dilakukan secara terbatas untuk pejalan kaki.
Pembukaan diprioritaskan bagi pasien dan korban luka, pemegang paspor asing, mahasiswa, serta warga Gaza yang sebelumnya dirawat di luar negeri.
Otoritas kesehatan Gaza memperingatkan penutupan berkepanjangan dapat memperburuk kondisi pasien dan korban luka.