Pengamat Sebut Keluarga Trump Berambisi Bikin Gaza Seperti Las Vegas
Pengamat arsitektur dan urbanisasi kawasan Timur Tengah Ali A Alraouf menilai keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump berambisi menjadikan Jalur Gaza seperti Las Vegas.
Aksi Israel 'meratakan' Jalur Gaza dianggap Ali memuluskan ambisi keluarga Trump menjadikan Gaza sebagai tempat mewah seperti Las Vegas di AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan Israel ke Gaza yang telah menelan 71 ribu nyawa tak berdosa akan terhapus lewat proyek real estate keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menantu Donald Trump, Jared Kushner, mengungkap rencana pembangunan kembali Jalur Gaza pascaperang dalam paparannya di World Economic Forum (WEF), Davos, Swiss, pekan lalu.
Jared menyebut pembangunan itu akan berfokus membangun ulang kota-kota yang ada di Gaza yang hancur akibat perang antara Palestina dan Israel.
"Jika Hamas tidak melakukan demiliterisasi, itulah yang akan menghambat rakyat Gaza dalam mencapai aspirasi mereka," klaim Jared.
Pembangunan ini juga akan berjalan sesuai rencana "Tidak ada rencana B," kata Kushner, saat memaparkan rencana tersebut, disertai gambar yang dihasilkan AI dan peta berkode warna.
Rencana yang disusun tanpa konsultasi apa pun dengan warga Gaza itu menjanjikan pembangunan kembali Gaza dari nol dan mencakup menara hunian, pusat data, resor tepi pantai, taman, fasilitas olahraga, dan bandara.
Vegasisasi Gaza
Namun menurut profesor arsitektur dan urbanisme dari Univesitas Kairo, Ali A Alraouf, dari perspektif desain perkotaan, pergeseran lanskap Gaza mewakili perubahan radikal dalam identitas kota.
Ali menggambarkan pendekatan ini sebagai "Vegasisasi" Gaza.
"Rencana ini mengejar citra visual yang mirip dengan Dubai atau Las Vegas," kata Alraouf, sambil menunjuk pada rendering menara kaca dan marina.
"Secara teknis, ini menciptakan komunitas tertutup yang dirancang untuk kelas ekonomi tertentu, alih-alih struktur kota organik yang melayani penduduk setempat," dikutip dari laman Aljazeera.
Sementara, pihak militer Israel sudah mengakui perhitungan korban nyawa warga Gaza yang mencapai 71 ribu nyawa selama dua tahun serangan. Jumlah itu sama dengan yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza.
Hal ini dilaporkan media Israel Haaretz, mengutip seorang pejabat tinggi.
(imf/bac)[Gambas:Video CNN]


