Trump Mau Gelar Rapat Board of Peace Perdana, Apakah Prabowo Diundang?

CNN Indonesia
Senin, 09 Feb 2026 18:00 WIB
Presiden AS Donald Trump berencana menggelar pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) pada 19 Februari mendatang.
Presiden AS Donald Trump berencana menggelar pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) pada 19 Februari mendatang. (Foto: AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana menggelar pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) pada 19 Februari mendatang.

Trump kabarnya telah mengirim undangan pertemuan perdana BoP ini ke sejumlah negara anggota. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah Indonesia yang merupakan salah satu anggota Dewan Perdamaian bakal diundang dalam pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut Presiden RI Prabowo Subianto berencana hadir ke pertemuan perdana anggota BoP yang kabarnya akan digelar di Washington.

"Ya kan begini, sebelum diputuskan 'yak go, kita akan berangkat tanggal sekian' kan tidak mungkin saya bisa menyampaikan bahwa pasti berangkat tanggal segini. Insya Allah berangkat lah," kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2).

[Gambas:Video CNN]

Berdasarkan surat undangan yang dilihat CNN serta informasi dari pejabat Amerika Serikat dan diplomat yang diundang, pertemuan akan digelar di Institut Perdamaian AS di Washington.

Dikutip dari CNN, pejabat AS tersebut mengatakan rapat perdana itu bertujuan untuk penggalangan dana proyek pembangunan ulang Gaza. Kendati demikian, sumber itu menyebut informasi lebih rinci masih dibahas lebih jauh.

Rencana pertemuan BoP pertama kali dilaporkan oleh Axios. Ini akan menjadi pertama kalinya organisasi BoP berkumpul sejak upacara penandatanganan di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Di sisi lain, masih belum jelas negara mana saja yang akan menghadiri pertemuan 19 Februari mendatang. Termasuk siapa saja yang akan menghadiri langsung pertemuan itu.

(mnf/rds)


[Gambas:Video CNN]