PM Thailand Anutin Mau Bangun Tembok Besar di Perbatasan Kamboja
Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul berjanji akan membangun tembok perbatasan dengan Kamboja usai partainya menang pemilihan umum (pemilu).
Partai Bhumjaithai sukses mengamankan 193 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pemilu pada Minggu (8/2), yang mengindikasikan Anutin akan tetap berkuasa.
Lihat Juga : |
Jumlah ini masih perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan masih kurang dari ambang batas 251 kursi. Meski begitu, jumlah tersebut melampaui perkiraan Bhumjaithai dan membuka jalan untuk koalisi partai.
Dilansir dari Reuters, dalam pidato kemenangan partainya, Anutin menyampaikan bahwa ia akan membangun tembok perbatasan dengan Kamboja dan menjaga perbatasan kedua negara tetap tertutup.
Ucapan Anutin ini dilontarkan setelah Thailand dan Kamboja beberapa waktu lalu perang di perbatasan.
"Saya tetap harus membangun tembok. Saya harus terus memperkuat kemampuan militer. Saya percaya tentara Thailand dapat menang melawan siapa pun. Dan saya masih percaya kita perlu memastikan pos pemeriksaan perbatasan tetap tertutup," kata Anutin, seperti dikutip The Independent.
Ketegangan Thailand dan Kamboja cukup banyak telah membantu menaikkan elektabilitas Anutin. Apalagi, setelah pemecatan eks PM Paetongtarn Shinawatra gegara pelanggaran etik terkait hubungannya dengan mantan pemimpin Kamboja.
Lihat Juga : |
Anutin juga telah membuat pasar saham Thailand tenang karena mengindikasikan kestabilan politik. Ia mengatakan bakal tetap mengamankan posisi menteri keuangan, menteri luar negeri, dan menteri perdagangan di kabinet barunya apabila terpilih kembali.
(blq/bac)