AS Serang Kapal di Karibia Atas Tuduhan Jual Narkoba Lagi, 3 Tewas
Pasukan militer Amerika Serikat (AS) kembali menyerang kapal di Laut Karibia dengan alasan penyelundupan narkoba. Tiga orang tewas dalam serangan tersebut.
Komando Selatan (SOUTHCOM) AS menyatakan serangan itu diluncurkan pada Jumat (13/2) terhadap sebuah kapal yang telah dikonfirmasi intelijen AS mengangkut narkotika.
"Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang melintasi rute perdagangan narkoba di Karibia dan terlibat dalam perdagangan narkotika," demikian pernyataan SOUTHCOM di X, Sabtu (14/2).
"Tiga narko-teroris tewas dalam aksi ini. Tidak ada pasukan militer AS yang terluka," lanjut SOUTHCOM.
Serangan baru ini terjadi nyaris enam pekan setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap oleh pasukan khusus AS. Maduro dipenjara oleh Presiden AS Donald Trump atas tuduhan narkoterorisme serta kepemilikan senjata terkait narkoba. Maduro telah membantah semua tuduhan tersebut.
Pemerintahan Trump mulai menargetkan kapal-kapal di Laut Karibia pada awal September dengan alasan Venezuela mengoperasikan perdagangan narkoba ke Washington.
AS tak pernah memberikan bukti bahwa kapal-kapal itu benar terlibat dalam perdagangan narkoba.
Korban tewas akibat serangan militer AS di Karibia saat ini telah mencapai 133 orang.
(blq/agt)