MUI Minta Umat Muslim RI Doakan Gaza saat Ramadan

CNN Indonesia
Rabu, 18 Feb 2026 05:20 WIB
MUI mengimbau umat Muslim di Indonesia mendoakan Gaza dan keselamatan warga Palestina  selama Ramadan menyusul agresi Israel di sana.
MUI mengimbau umat Muslim di Indonesia mendoakan Gaza dan keselamatan warga Palestina selama Ramadan menyusul agresi Israel di sana. (Arsip MUI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua umum Majelis Ulama Islam (MUI) Anwar Iskandar mengimbau umat Muslim di Indonesia mendoakan Gaza dan keselamatan warga Palestina menyusul agresi Israel di sana selama Ramadan.

Anwar menyampaikan imbauan tersebut saat konferensi pers usai sidang isbat untuk menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada seluruh imam-imam, (di) seluruh Indonesia, kalau bisa, kalau bisa, kita (kuatkan berdoa bagi keselamatan umat Islam dan bangsa Palestina," kata Anwar.

Dia kemudian berujar, "Terutama masyarakat Palestina yang ada di Gaza, dengan apa yang disebut dengan Qunut Nazilah."

Qunut nazilah merupakan doa yang dibaca saat iktidal rakaat terakhir di salat fardhu/wajib. Doa ini kerap dirapalkan saat umat Islam ditimpa musibah besar, bencana, atau penindasan.

Doa tersebut dibaca dengan tujuan memohon keselamatan, perlindungan, dan pertolongan Allah.

Di kesempatan itu, Anwar juga meminta tamir masjid, dewan masjid, hingga organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, Al Irsyad, Al Wahdah, Nahdlatul Ulama, serta ormas lain di Indonesia untuk mendoakan kemerdekaan Palestina.

"Untuk menyerukan kepada seluruh imam di ruang yang bagus, yang mustajab ini untuk memohon kepada Allah untuk kemerdekaan bagi warga Palestina," kata Anwar.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mendukung perjuangan dan kemerdekaan Palestina termasuk di forum internasional.

Namun, kemerdekaan Palestina kian terasa jauh gegara agresi brutal Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023.

Sejak saat itu, Israel menggempur habis-habisan warga dan objek sipil. Imbasnya, lebih dari 72.000 warga di Palestina tewas dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.

(isa/chri)