Satu ABK WNI Tewas dalam Kebakaran Kapal Pesiar di Singapura
Seorang anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam insiden kebakaran di kapal pesiar tujuan Singapura pada Jumat (20/2).
Kebakaran di kapal pesiar World Legacy itu bermula di area lounge di dek sembilan kapal, sekitar dini hari.
Belum diketahui kronologi lengkap insiden kebakaran yang menewaskan satu WNI tersebut. Namun empat di antara 271 penumpang kapal dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.
Hingga kini api di kapal pesiar tersebut telah berhasil dipadamkan.
"Anggota kru yang meninggal dunia, seorang warga negara Indonesia (WNI), telah dipindahkan ke darat," demikian pernyataan Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura, dikutip AFP.
"Seluruh 271 penumpang dari kapal World Legacy telah dievakuasi dengan selamat," lanjut pernyataan tersebut.
Saat ini penyelidikan kebakaran yang dipimpin oleh otoritas pelabuhan, masih berlangsung.
Perusahaan yang berbasis di Singapura World Cruises selaku operator World Legacy belum dapat segera dihubungi untuk dimintai tanggapan.
Kapal berbendera Liberia itu berlabuh di perairan lepas Singapura dan Malaysia, serta dipromosikan sebagai "destinasi gaya hidup terapung".
Penumpang biasanya menaiki kapal melalui perjalanan feri singkat dari kedua negara untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di dalam kapal tersebut.
Penumpang dapat berada di kapal selama beberapa jam atau memilih paket menginap hingga tiga hari. Kapal itu biasanya bersandar di Singapura setiap Jumat sebelum kembali ke lokasi berlabuh.
Otoritas pelabuhan menyatakan kapal berada dalam kondisi stabil dan saat ini berlabuh di Raffles Reserved Anchorage.
(rnp/dna)