Meksiko Darurat Keamanan, Kedutaan Asing Desak Warganya Berlindung
Sejumlah negara asing mendesak warga negaranya di Meksiko untuk berlindung dan mencegah bepergian ke luar, di tengah darurat keamanan buntut tewasnya bos kartel narkoba El Mencho.
Bos kartel narkoba Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho tewas dalam baku tembak dengan militer di Jalisco, pada Minggu (22/2).
Menurut Kementerian Pertahanan Meksiko, empat anggota kartel tewas dalam bentrokan di Tapalpa. Dua lainnya, termasuk El Mencho, meninggal saat dievakuasi ke Mexico City setelah mengalami luka parah.
Situasi itu mendorong sejumlah kedutaan asing mengeluarkan imbauan darurat bagi warga negara mereka di Meksiko.
Dilansir NDTV, Kedutaan Besar India mengeluarkan peringatan keamanan dan meminta warga negaranya di sejumlah wilayah terdampak untuk tidak bepergian dan tetap berada di lokasi aman.
Imbauan itu disampaikan Kedubes India kepada seluruh warga negara India di Meksiko melalui unggahan resmi di platform media sosial X.
"Kepada seluruh warga negara India di Meksiko, saat ini terdapat operasi keamanan yang sedang berlangsung, termasuk penutupan jalan dan aktivitas kriminal. Warga negara India di negara bagian Jalisco (Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara), negara bagian Tamaulipas (Reynosa dan wilayah lainnya), serta di negara bagian Michoacán, Guerrero, dan Nuevo León diminta tetap berada di tempat perlindungan sampai ada pemberitahuan lanjutan," tulis pernyataan tersebut.
Kedubes India mengimbau warganya untuk tetap waspada, mencari perlindungan, membatasi aktivitas di luar, menghindari kerumunan, mengikuti arahan otoritas, serta memberi kabar kepada keluarga mengenai kondisi mereka.
"Untuk bantuan, hubungi Kedutaan Besar India di +52 55 4847 7539."
Dilansir The Hill, Kedubes Amerika Serikat meminta warganya di beberapa wilayah terdampak untuk tetap berlindung menyusul operasi keamanan besar-besaran yang masih berlangsung.
Kematian tokoh kartel itu memicu gelombang kekerasan di wilayah barat, termasuk pembakaran kendaraan dan pemblokiran jalan raya di sejumlah negara bagian.
Presiden Donald Trump kembali menegaskan kemungkinan tindakan militer lintas batas untuk menekan penyelundupan narkoba ke AS.
Namun, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menolak keras gagasan intervensi itu.
(rnp/dna)