Bos World Economic Forum Mundur usai Ketahuan Kenal Jeffrey Epstein

CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 06:16 WIB
Bos World Economic Forum (WEF) Borge Brende pengunduran dirinya setelah terungkap pernah berhubungan dengan terpidana predator seksua Jeffrey Epstein. (Foto: AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bos Forum Ekonomi Dunina (World Economic Forum/WEF) Borge Brende mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pimpinan penyelenggara KTT tahunan di Davos Swiss itu setelah terungkap punya keterkaitan dengan terpidana predator seksual dan pedofilia Jeffrey Epstein.

"Setelah mempertimbangkan dengan saksama, saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden dan CEO World Economic Forum," ujar mantan menteri luar negeri Norwegia itu dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/2).

Brende menyebut 8,5 tahun kepemimpinannya di WEF sebagai pengalaman yang "sangat bermakna". Ia menilai "sekarang adalah waktu yang tepat bagi Forum untuk melanjutkan pekerjaannya yang penting tanpa gangguan."

Pengunduran diri Brende berlangsung setelah pada awal Februari WEF menyatakan akan melakukan peninjauan independen atas interaksi dia dengan Epstein.

Peninjauan independen dibuka setelah nama Brende muncul puluhan kali dalam jutaan dokumen yang dirilis Kementerian Kehakiman Amerika Serikat terkait kasus Epstein.

Meskipun, nama tercantum dalam dokumen Epstein tidak serta-merta berarti melakukan pelanggaran hukum atau terlibat dalam jaringan kasus perdagangan seksnya.

Brende tetap mengajukan pengunduran diri meski WEF pada Kamis menyatakan bahwa peninjauan terhadap sang bos telah selesai.

"Hasilnya menyatakan tidak ada kekhawatiran tambahan selain yang telah diungkapkan sebelumnya," demikian pernyataan organisasi tersebut seperti dikutip AFP.

WEF juga menyampaikan "apresiasi tulus atas kontribusi signifikan Borge Brende terhadap World Economic Forum."

"Kami menghormati keputusannya untuk mengundurkan diri," ujar WEF.

WEF menunjuk Managing Director Alois Zwinggi sebagai presiden dan CEO sementara seraya dewan memulai proses pencarian pengganti permanen bagi Brende.

Dalam pernyataan sebelumnya, Brende menjelaskan bahwa saat berkunjung ke New York pada 2018, ia menerima undangan agar mantan wakil perdana menteri Norwegia Terje Rod-Larsen bergabung makan malam bersama sejumlah pemimpin lain.

Saat itu, ia menuturkan "seseorang yang diperkenalkan kepada saya sebagai investor Amerika, Jeffrey Epstein."

"Tahun berikutnya, saya menghadiri dua makan malam serupa dengan Epstein, bersama para diplomat dan pemimpin bisnis lainnya. Makan malam tersebut, serta beberapa email dan pesan singkat, merupakan keseluruhan interaksi saya dengannya," ujarnya.

"Saya sama sekali tidak mengetahui masa lalu maupun aktivitas kriminal Epstein," ucapnya menambahkan.

Ia menegaskan bahwa seandainya mengetahui latar belakang Epstein, ia akan menolak undangan makan malam pertama maupun undangan atau komunikasi berikutnya.

Brende juga mengakui seharusnya ia dapat melakukan penelusuran yang lebih menyeluruh mengenai riwayat Epstein, dan menyatakan penyesalannya karena tidak melakukannya.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK