Pakistan Deklarasi Perang Lawan Afghanistan: Kesabaran Kami Habis!
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mendeklarasikan perang dengan pemerintah Taliban Afghanistan, Jumat (27/2).
"Kesabaran kami sudah habis. Sekarang adalah perang terbuka antara kami dan kalian," kata Asif di media sosial X, seperti dikutip AFP.
Pengumuman ini disampaikan setelah Pakistan meluncurkan serangan ke sejumlah wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, pada Jumat (27/2) dini hari.
Serangan itu menewaskan 133 pejuang Afghanistan dan melukai lebih dari 200 orang, menurut klaim militer Pakistan.
"Pasukan rezim Taliban sedang menerima balasan di sektor Chitral, Khyber, Mohmand, Kurram, dan Bajaur," demikian pernyataan Kementerian Informasi Pakistan, seperti dikutip CNN.
Serangan Pakistan diluncurkan setelah Afghanistan menyerang situs-situs militer Pakistan di sepanjang Garis Durand pada Kamis (26/2) malam. Afghanistan mengeklaim serangan tersebut untuk merespons konflik di perbatasan pada akhir pekan yang menewaskan sedikitnya 18 orang di Afghanistan.
"Sebagai tanggapan atas provokasi dan pelanggaran berulang oleh militer Pakistan, operasi ofensif skala besar telah diluncurkan terhadap posisi dan instalasi militer Pakistan di sepanjang Garis Durand," kata juru bicara pemerintah Taliban Afghanistan, Zabihullah Mujahid, dalam sebuah unggahan di X, seperti dikutip Al Jazeera.
Menurut militer Afghanistan, 55 tentara Pakistan tewas dan 19 pos militer Pakistan berhasil direbut dalam serangan hari Kamis. Sementara menurut militer Pakistan, hanya dua personel yang tewas dan tiga personel lainnya terluka.
Pakistan meluncurkan serangan udara ke kamp-kamp milik Taliban Pakistan, yang juga dikenal sebagai Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), dan afiliasinya pada akhir pekan lalu. Islamabad menuduh para militan bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Pakistan.
Selama berminggu-minggu, sejumlah warga Pakistan tewas dalam serangan yang diduga dilakukan militan di perbatasan. Pakistan mengeklaim punya "bukti yang meyakinkan" bahwa militan yang melancarkan serangan-serangan tersebut atas perintah pemimpin mereka yang berbasis di Afghanistan.
Perbatasan Afghanistan dan Pakistan dikenal sebagai Garis Durand, yang terbentang sepanjang 2.611 kilometer.
Pakistan dan Afghanistan sedang gencatan senjata sejak Oktober lalu. Namun, gencatan senjata itu rapuh karena konflik kecil kerap meletus.
(blq/rds)