Iran Tembakan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Bahrain

CNN Indonesia
Sabtu, 28 Feb 2026 16:39 WIB
Iran melancarkan serangan rudal ke pangkalan Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Bahrain, Sabtu (28/2). Ilustrasi (REUTERS/Iranian Army/WANA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran melancarkan serangan rudal ke pangkalan Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Bahrain, Sabtu (28/2).

Serangan tersebut terjadi tak lama setelah Israel menyerang sejumlah wilayah Iran, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Iran, Fars, dikutip dari CNN.

Bahrain adalah sekutu utama AS di Teluk Persia. Markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS berada di wilayah Manama.

Bahrain mengkonfirmasi bahwa markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS telah menjadi sasaran serangan rudal, demikian laporan Al Jazeera.

Selain itu ledakan juga dilaporkan terdengar di Kuwait. Sirene telah diaktifkan, menurut laporan tersebut.

Kemudian sebuah ledakan keras dilaporkan terjadi di ibu kota UEA, Abu Dhabi, menurut laporan kantor berita Reuters.

Sementara itu seorang pejabat Qatar mengatakan Qatar telah mencegat dua rudal Iran di atas negaranya. Perkembangan ini menunjukkan Iran berupaya membalas serangan Israel yang disokong AS.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Qatar memberlakukan perintah berlindung di tempa aman bagi seluruh personelnya menyusul serangan yang dilancarkan Israel terhadap Iran siang ini, Sabtu (28/2).

Mengutip The Times of Israel, dalam pemberitahuan resminya, Kedutaan AS merekomendasikan seluruh warga negara Amerika yang berada di Qatar untuk melakukan hal serupa hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Perintah shelter-in-place berarti staf kedutaan dan warga AS dianjurkan tetap berada di dalam gedung atau tempat yang aman, menghindari bepergian kecuali untuk kebutuhan mendesak.

Langkah ini merupakan salah satu respons diplomatik untuk meminimalisir risiko terhadap warga sipil dan staf diplomatik di kawasan yang bergejolak.

Serangan Israel terhadap Iran dilaporkan sebagai aksi militer yang signifikan yang memicu respons keamanan di berbagai negara.

(fra/cnn/aj/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK