Inggris Siap Bantu AS-Israel Gempur Iran

CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 13:05 WIB
PM Inggris Keir Starmer menyatakan negaranya siap bantu AS dan Israel serang Iran. (AFP/JUSTIN TALLIS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan siap membantu Amerika Serikat dan Israel untuk menyerang Iran di tengah perang yang berkobar.

Starmer membeberkan Inggris sudah menerima permintaan dari AS yang ingin menggunakan pangkalan militer mereka di Timur Tengah.

"Kami telah mengambil keputusan untuk menerima permintaan ini guna mencegah Iran menembakkan rudal di seluruh wilayah, membunuh warga sipil yang tidak bersalah, membahayakan nyawa warga Inggris, dan mengenai negara-negara yang tidak terlibat," kata dia dalam video, dikutip situs resmi pemerintah Inggris pada Minggu (1/3).

Dasar keputusan Inggris, lanjut dia, adalah pertahanan diri kolektif dari teman dan sekutu lama, serta melindungi nyawa warga Inggris.

Starmer memandang hak tersebut sesuai dengan hukum internasional.

"Kami tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan kami tidak akan bergabung dalam aksi ofensif sekarang," kata dia.

Namun, dia menjelaskan bahwa Iran sedang menerapkan strategi bumi hangus sehingga Inggris perlu mendukung pertahanan diri kolektif sekutu serta rakyat di kawasan Timur Tengah.

"Ini adalah cara terbaik untuk menghilangkan ancaman mendesak dan mencegah situasi semakin," lanjut Starmer.

Sebelumnya, Starmer tak mengizinkan AS menggunakan pangkalan di Inggris untuk melancarkan serangan ke Iran. Ia meyakini persoalan di Timur Tengah harus diselesaikan melalui negosiasi dan dialog, bukan operasi militer.

Namun, setelah memantau situasi terkini dan seiring berjalannya waktu, Iran membalas serangan yang berdampak ke negara-negara Timur Tengah seperti Arab Suadi, Qatar, Bahrain, dan Kuwait.

Iran padahal ingin menargetkan pangkalan militer AS di negara-negara itu.

"Mereka telah menyerang bandara dan hotel tempat warga negara Inggris menginap. Ini jelas merupakan situasi yang berbahaya," kata Starmer.

Starmer juga mengatakan Iran mengancam kepentingan Inggris dan rakyatnya. Setelah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas, Teheran akan gencar meluncurkan serangan di kawasan.

Pernyataan Starmer muncul usai Iran membalas serangan brutal AS-Israel sejak Sabtu.

Serangan AS-Israel menyebabkan Khamenei dan pejabat tinggi Iran lain tewas. Selain itu, 201 warga juga tewas imbas gempuran mereka.

Sejak AS-Israel meluncurkan serangan pertama, Iran bergegas membalas. Lalu, sesaat setelah mengumumkan kematian Khamenei, pasukan Garda Revolusi Iran juga kembali membalas AS-Israel dengan serangan lebih besar.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK