Trump Cemooh Spanyol Pecundang, Paksa Inggris Bantu AS Serang Iran

CNN Indonesia
Jumat, 06 Mar 2026 13:20 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Donald Trump mengkritik dua sekutunya, Spanyol dan Inggris karena tidak membantu Amerika Serikat (AS) menyerang Iran.

Spanyol dan Inggris jadi dua negara yang tidak meminjamkan pangkalan militernya kepada AS untuk menyerang Iran.

Penolakan Spanyol untuk meminjamkan pangkalan di Rota dan Moron de la Fontera itu membuat Trump kesal. Presiden AS itu menyebut Spanyol pecundang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita memiliki banyak pemenang, tetapi Spanyol adalah pecundang, dan Inggris sangat mengecewakan," kata Trump dalam sebuah wawancara telepon dikutip dari Memo.

Kritik Trump terhadap Spanyol tidak berhenti di situ. Presiden berusia 79 tahun tersebut juga 'menguliti' hal-hal pribadi Spanyol. Trump juga menyebut Spanyol sebagai satu-satunya negara yang bermusuhan dengan NATO.

"Mereka tidak membayar iuran mereka, mereka satu-satunya yang memilih menentang pembayaran 5 persen (dari PDB negara untuk pertahanan), dan mereka sangat bermusuhan dengan semua orang," tutur Trump.

"Bukan pemain tim, dan kita juga tidak akan menjadi pemain tim dengan Spanyol," ucap Trump menambahkan.

Selain Spanyol, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diduga disebut pecundang oleh Trump melalui percakapan pribadi. Di mata Trump, Starmer tidak seperti perwira militer Inggris, Winston Churchill, dan menuduhnya merusak hubungan internasional.

"Ya, dia bukan Winston Churchill, biar saya katakan seperti itu," kata Trump, menurut New York Post.

Kekesalan Trump kepada Starmer karena Inggris tidak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer mereka dalam mengebom Iran.

Pada Kamis (5/3), Starter mengatakan solusi terbaik untuk perang AS-Israel dengan Iran adalah, menegosiasikan dengan Iran untuk tidak mengembangkan nuklir. Menurut Trump, Inggris seharusnya membantu AS tanpa keraguan.

"Itu sangat mengecewakan, kinerjanya, terkait dengan serangan besar-besaran kita terhadap negara yang bermusuhan," kata Trump.

"Dia seharusnya memberi kita, tanpa pertanyaan atau keraguan, hal-hal seperti pangkalan di mana kita dapat menggunakan yang lain."

Trump mengaku bersahabat dengan Starmer. Hanya saja dia kesal jika Inggris tidak ingin bekerja sama dengan AS.

"Saya sangat terkejut dengan Keir. Sangat kecewa. Saya akur dengannya. Tapi dia, terkadang dia tidak melakukan hal-hal yang seharusnya dia lakukan," ucap Trump.

(sry/bac)