JK soal Perang: Jika Iran Dibantu Rusia-China Bisa Perang Besar

CNN Indonesia
Sabtu, 07 Mar 2026 06:00 WIB
Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menilai perang antara Iran vs AS dan Israel berpotensi meluas, apalagi jika Rusia-China turun tangan. (Foto: CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menilai perang antara Iran versus Amerika Serikat dan Israel berpotensi meluas, apalagi jika Rusia-China sampai turun tangan.

Rusia dan China selama ini memang dikenal sebagai sekutu Iran dan juga saingan AS. Menurut JK, keterlibatan negara-negara besar itu bisa memicu perang yang lebih besar di kawasan Timur Tengah.

"Kalau betul-betul, katakanlah yang membantu Iran yakni China dan Rusia terlibat maka bisa menimbulkan perang besar," kata JK, dalam wawancara bersama CNN Indonesia, Jumat (6/3).

"Kalau tidak, maka terbatas dan itu boleh dibilang, kuat-kuatan antara AS dan Iran," tambahnya.

Ia menilai kedua negara memiliki kemampuan militer yang relatif seimbang, khususnya dalam penggunaan senjata roket yang dapat menjangkau berbagai target strategis.

[Gambas:Video CNN]

"AS dan Iran punya kemampuan roket yang hampir sama. Mereka punya kesempatan menyerang sampai ke Israel maupun kapal induk selama perang itu berlangsung," ujarnya.

Namun, JK menilai konflik pada akhirnya akan berhenti ketika kedua pihak menghadapi tekanan besar dan mulai membuka ruang pembicaraan.

Ia juga menekankan pentingnya peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendorong penyelesaian konflik itu, meskipun menurutnya tidak semua pihak menghormati lembaga internasional itu.

"Peran PBB harus diaktifkan. Walaupun AS dan Israel sering tidak peduli kepada PBB. Kalau negara-negara menyerang pihak yang tidak sepakat dengan mereka, dunia bisa menjadi rusuh dan memicu perang antarnegara," kata JK.

(rnp/rds)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Di Balik Alasan Trump Menyerang Iran

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK