Trump: Kuba Akan Segera Jatuh, Saya Kirim Menlu Rubio ke Sana

CNN Indonesia
Sabtu, 07 Mar 2026 05:30 WIB
Donald mengisyaratkan Kuba akan segera jatuh setelah perang AS dengan Iran selesai. Ia akan menugaskan Menlu Marco Rubio ke  Negeri Cerutu tersebut.
Donald mengisyaratkan Kuba akan segera jatuh setelah perang AS dengan Iran selesai. Ia akan menugaskan Menlu Marco Rubio ke Negeri Cerutu tersebut.. (Foto: REUTERS/Elizabeth Frantz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Kuba akan segera jatuh. Ia akan menugaskan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio ke Negeri Cerutu tersebut.

Pernyataan tersebut terlontar saat Trump menyatakan kebanggaannya terhadap keberhasilan militer AS pada masa jabatan keduanya.

"Kuba akan jatuh sebentar lagi. Ngomong-ngomong, ini tidak terkait langsung, tapi Kuba juga akan jatuh. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan," kata Trump dalam wawancara telepon dengan CNN, Jumat (6/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump menyebut agenda Kuba sudah masuk perhatiannya. Namun, saat ini AS lebih memprioritaskan urusan dengan Iran.


"Mereka ingin membuat kesepakatan, jadi saya akan menempatkan Marco Rubio di sana dan kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya. Saat ini kami benar-benar fokus pada yang satu ini (Iran). Kami masih punya banyak waktu, tapi Kuba sudah siap, setelah 50 tahun, imbuhnya.

Sehari sebelumnya di Gedung Putih, Trump mengatakan hanya tinggal menunggu waktu untuk warga Amerika keturunan Kuba bisa kembali ke negara asal mereka.

Pernyataan tersebut diartikan bahwa Kuba akan menjadi target Trump berikutnya setelah perang dengan Iran selesai.

Ia memuji Menlu Marco Rubio yang dinilai bekerja dengan baik dan akan memberi tugas baru soal Kuba.

"Ia melakukan pekerjaan yang sangat baik, dan tugas berikutnya adalah kami ingin melakukan hal khusus untuk Kuba," kata Trump.

Trump menyebut Rubio meminta untuk menyelesaikan perang Iran terlebih dahulu.

"Dia berkata, mari kita selesaikan yang ini dulu. Kita sebenarnya bisa melakukan semuanya sekaligus, tapi hal buruk bisa terjadi. Jika Anda melihat negara-negara selama bertahun-tahun, ketika semuanya dilakukan terlalu cepat, hal buruk bisa terjadi. Kami tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada negara ini," pungkasnya.

(pta)