Dihujani Rudal Iran, Kebakaran Hebat Landa Sejumlah Kota di Israel

CNN Indonesia
Minggu, 15 Mar 2026 14:05 WIB
Sejumlah titik kebakaran dilaporkan pecah di wilayah Israel bagian tengah pada Minggu (15/3), usai serpihan rudal dari serangan Iran jatuh di kawasan pemukiman.
Kota-kota di Israel ketika dihujani rudal Iran yang melancarkan serangan balasan. (REUTERS/Gideon Markowicz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah titik kebakaran dilaporkan pecah di wilayah Israel bagian tengah pada Minggu (15/3), setelah serpihan rudal dari serangan Iran jatuh di kawasan pemukiman.

Mengutip laporan Channel 12 Israel, tim penyelamat telah dikerahkan ke kota Holon, Rishon Lezion, dan Bnei Brak untuk memadamkan api dan mengevakuasi warga di sekitar lokasi jatuhnya reruntuhan.

Otoritas militer Israel menyatakan bahwa sebagian besar rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Namun, fragmen dari proyektil yang hancur dilaporkan jatuh di beberapa lokasi padat penduduk di jantung negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titik lokasi kebakaran di Israel akibat rudal Iran terdeteksi di Holon, Rishon Lezion, dan Bnei Brak. Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan melalui platform X bahwa laporan awal menunjukkan tidak ada korban jiwa atau luka serius akibat jatuhnya serpihan rudal tersebut.

Seperti dilansir Anadolu, Militer Israel mengonfirmasi telah mendeteksi peluncuran rudal baru dari wilayah Iran dan memastikan sistem pertahanan masih bekerja aktif untuk melakukan pencegatan.

Eskalasi regional di Timur Tengah semakin membara sejak serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari lalu.

Otoritas Iran mengeklaim serangan gabungan tersebut telah menewaskan sekitar 1.300 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel dan Yordania. Kemudian, Irak dan negara-negara Teluk yang menjadi okasi aset militer Amerika Serikat.

Hingga saat ini, sirene peringatan udara masih terus terdengar di beberapa wilayah Israel saat militer mengantisipasi gelombang serangan lanjutan dari Iran.

(wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]