• Home
  • Nasional
    • Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik
  • Internasional
    • Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
  • Ekonomi
    • Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action
  • Olahraga
    • Sepakbola Moto GP F1 Raket
  • Teknologi
    • Gadget AI Telekomunikasi Sains Climate
  • Otomotif
    • Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif
  • Hiburan
    • Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
  • Gaya Hidup
    • Health Food Travel Trends
  • Fokus
  • Kolom
  • Terpopuler
  • Infografis
  • Foto
  • Video
  • TV
  • Indeks
  • Download Apps

Ikuti Kami

For You Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
Home Internasional Timur Tengah

FOTO: Keteguhan Warga Iran Terjebak di Garis Api Invasi AS-Israel

REUTERS | CNN Indonesia
Selasa, 17 Mar 2026 01:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 2.000 orang tewas dan gangguan pasokan minyak mentah terbesar dalam sejarah imbas invasi AS dan Israel ke Iran.
Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Menanti Akhir Perang AS-Israel vs Iran”
KOMENTAR
TOPIK TERKAIT

foto cnn

iran

israel

amerika serikat

perang iran israel

ARTIKEL TERKAIT

Israel Beber Cuma Sanggup 3 Pekan Lagi Perang Lawan Iran

Dibantu Putin, Mojtaba Khamenei Sukses Jalani Operasi di Rusia

Iran Ancam Serang Kapal Induk Terbesar AS di Laut Merah

Israel Kembali Bombardir Iran, Teheran hingga Tabriz Jadi Sasaran

FOTO: Rudal Iran Menghantam Sejumlah Lokasi di Israel

FOTO LAINNYA
FOTO: Manchester United Tak Berdaya di Markas Hull City
FOTO: Ronaldo Cetak Gol ke-977, Makin Mendekati Sejarah 1.000 Gol
Nasional Teknologi Otomotif Internasional Hiburan Ekonomi Gaya Hidup Olahraga

© 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission.

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer