Kapal Induk Raksasa AS Gerald R. Ford Ditarik dari Medan Perang Iran

CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2026 10:50 WIB
Kapal induk Gerald R. Ford ditarik sementara dari tugas usai insiden kebakaran di atas kapal.
Kapal induk terbesar AS Gerald R. Ford akan ditarik dari medan perang gara-gara alami kebakaran. Foto: AFP/COSTAS METAXAKIS
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal induk Amerika Serikat Gerald R. Ford yang dikerahkan dalam perang di Iran, akan ditarik sementara dari tugas usai insiden kebakaran di atas kapal.

Kapal induk terbaru dan terbesar di dunia itu, saat ini masih berada di Laut Merah. Diperkirakan kapal itu akan berlabuh sementara di Teluk Souda, Pulau Kreta, Yunani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua pejabat AS anonim tidak menyebut berapa lama Ford diperkirakan akan berada di Kreta.

Salah satu pejabat mengatakan hampir 200 pelaut dirawat karena cedera dan sakit akibat kebakaran di area pencucian utama kapal.

Kebakaran besar itu bahkan disebut membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk dikendalikan, dan berdampak pada sekitar 100 tempat tidur awak.

The New York Times pertama kali melaporkan besarnya kerusakan di atas kapal perang tersebut. Namun hingga kini Kementerian Pertahanan AS belum berkomentar.

Setelah kebakaran pertama kali terjadi, militer AS mengeklaim tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal dan kapal induk tetap beroperasi penuh.

Kapal perang tersebut diketahui telah dikerahkan selama sembilan bulan, termasuk ikut serta dalam operasi melawan Venezuela di Karibia, sebelum tiba di Timur Tengah.

Lamanya penugasan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan tentang kondisi mental para pelaut di atas kapal, dan kesiapan kapal perang tersebut.

Kapal Ford yang membawa lebih dari 5.000 pelaut di kapal, mampu mengangkut lebih dari 75 pesawat militer, termasuk pesawat tempur seperti F-18 Super Hornet. Kapal ini juga punya radar canggih yang dapat membantu mengendalikan lalu lintas udara dan navigasi.

Kapal-kapal pendukung, seperti kapal penjelajah rudal berpemandu kelas Ticonderoga Normandy, kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke Thomas Hudner, Ramage, Carney, dan Roosevelt, mencakup kemampuan perang udara-ke-udara, permukaan-ke-permukaan, dan anti-kapal selam.

(dna) Add as a preferred
source on Google