Prajurit Prancis Tak Sengaja Ungkap Lokasi Kapal Induk gegara Strava

CNN Indonesia
Jumat, 20 Mar 2026 15:50 WIB
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle. Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang prajurit Angkatan Laut Prancis kedapatan membocorkan lokasi spesifik kapal induk Charles de Gaulle yang sedang berlayar menuju Iran.

Insiden itu terjadi gara-gara sang prajurit menggunakan aplikasi olahraga Strava di atas kapal.

Dilansir dari surat kabar harian Prancis Le Monde, tentara Angkatan Laut Prancis dengan nama samaran Arthur tak sengaja mengungkap rute perjalanan Charles de Gaulle yang saat ini menuju Timur Tengah buntut perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

Rute kapal perang itu terungkap nyaris sangat spesifik karena Arthur berlari mengelilingi dek kapal dan mencatat performanya menggunakan aplikasi Strava.

Dalam salah satu catatan, terlihat Arthur berlari di tanggal 13 Maret pukul 10.35 pagi. Lokasinya teramati berada di atas Laut Mediterania, tepat di sebelah barat laut Siprus dan sekitar 100 kilometer dari pantai Turki.

Strava merupakan aplikasi kebugaran yang digunakan oleh 120 juta orang di seluruh dunia. Aplikasi ini memungkinkan pelari dan pesepeda mencatat dan membagikan latihan mereka secara real-time.

Meskipun pengerahan kapal induk bersifat publik, namun membagikan lokasi spesifiknya secara real-time dapat menimbulkan risiko keamanan serius.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan kepada Le Monde bahwa prajurit yang bersangkutan akan ditindak karena telah melanggar aturan keamanan.

Pada 3 Maret lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan pengerahan Charles de Gaulle ke Timur Tengah imbas eskalasi konflik AS-Israel vs Iran. Kapal perang Prancis itu mendekati Iran dengan ditemani oleh setidaknya tiga fregat dan sebuah kapal logistik.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mendesak negara-negara sekutu untuk membantu melindungi kapal-kapal minyak melewati Selat Hormuz. Selat sempit namun vital itu ditutup oleh Iran akibat perang.

Insiden bocor semacam ini bukan kali pertama terjadi di Prancis. Sebelumnya, tim pengawal Macron juga tak sengaja membocorkan perjalanan Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin gegara menyalakan fitur berbagi lokasi Strava.

Dalam satu kejadian, agen yang bertugas mengawal Biden kedapatan berjogging sehingga memudahkan media melacak hotel tempat Biden menginap selama berada di San Francisco pada 2023.

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK