Menlu Iran Ucapkan Idulfitri untuk Indonesia, Terima Kasih ke RI

CNN Indonesia
Minggu, 22 Mar 2026 09:53 WIB
Menlu Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1447 H kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia. (AFP/TATYANA MAKEYEVA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1447 H kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia yang menunjukkan solidaritas terhadap Iran menyusul agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Pesan itu diungkap Araghchi melalui akun X resminya pada Minggu (22/3). Dalam pesan tersebut, Araghchi mengatakan Iran berterima kasih kepada tiga negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, atas dukungan mereka.

"Selamat Hari Raya Idulfitri. Terima kasih kepada pemerintah & masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei) yang mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Muslim Iran di bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas," tulis Araghchi melalui akun X.

Masyarakat Iran merayakan hari raya Idulfitri di tengah situasi serangan AS dan Israel. Tidak peduli dengan momen suci umat Islam, AS dan Israel terus melancarkan serangan di hari Idulfitri.

Di tengah perayaan Idulfitri di Iran, Sabtu (21/3), AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz Iran.

"Menyusul serangan kriminal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis yang merebut kekuasaan terhadap negara kami, kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini," kata organisasi energi atom Iran yang dikutip kantor berita Tasnim.

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda agresi militer AS dan Israel ke Iran akan mereda. Bahkan hari ini, Minggu (22/3), Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum untuk Iran.

Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam tempo 48 jam. Trump mengancam akan 'menghancurkan' pembangkit listrik Iran, jika pembukaan Selat Hormuz itu tak dilakukan.

Tapi, Iran tidak gentar. Iran mengancam balik Trump dengan menyatakan bakal mulai menyerang infrastruktur AS di Timur Tengah jika itu dilakukan.

(har)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK