Kisah Haru 7 Anjing Berhasil Kabur dari Penangkaran di China

Elise Dwi Ratnasari | CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2026 21:40 WIB
Ilustrasi. Kisah mengharukan tujuh anjing yang kabur dari tempat penangkaran memikat hati netizen. Setelah video viral, mereka diselamatkan dan berhasil pulang ke pemilik masing-masing. (kimdewar0/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Viral video tujuh ekor anjing yang melarikan diri dari sebuah penangkaran di China. Video mampu memikat hati jutaan netizen dan memicu seruan penguatan terhadap undang-undang perlindungan hewan.

Pada 16 Maret 2026 seorang netizen bernama Lu merekam tujuh ekor anjing yang berjalan di sepanjang jalan raya di Changchun, Provinsi Jilin, China.

Dalam rekaman, tampak sekelompok anjing mengelilingi seekor anjing German shepherd yang terluka. Kemudian seekor Corgi di depan berulang kali menoleh ke belakang seolah memastikan tak ada yang tertinggal.

Selain German shepherd dan Corgi, dalam kelompok tersebut juga ada Golden Retriever, Labrador, dan Peking.

"Mereka seperti sekelompok saudara kecil yang sedang dalam kesulitan, bergerak serempak, sama sekali tidak seperti anjing liar," kata Lu pada media lokal Dahe Daily, seperti dikutip dari SCMP.

Ia beberapa kali mencoba membimbing para anjing ke tempat aman tapi mereka mengabaikannya. Lu kemudian membagikan video tersebut di Douyin sembari mendesak pihak berwenang untuk turun tangan.

Tak hanya Lu, sejumlah pengguna jalan lain turut merekam para anjing saat berkeliaran di ladang terdekat.

Pusat anjing liar Bitter Coffee melaporkan anjing-anjing itu berasal dari desa yang sama. Mereka biasanya berkeliaran bebas dan telah menjalin persahabatan yang kuat.

Mereka pun mengirimkan beberapa relawan dan drone guna melacak keberadaan para anjing. Anjing-anjing itu juga difasilitasi kepulangannya dengan selamat.

Seorang relawan mengklaim ada individu yang mengoperasikan toko daging anjing telah menculik mereka. Kemungkinan, lanjut dia, anjing-anjing itu kabur dari truk.

Ilustrasi. Terdapat satu ekor Corgi di antara kawanan anjing-anjing yang kabur. Sang pemilik membanggakan anjing Corginya karena dianggap yang menunjukkan jalan pulang. (iStockphoto/piola666)

Pada 19 Maret 2026, seorang sukarelawan memberitahu media lokal Jimu News bahwa ketujuh anjing telah kembali ke pemiliknya masing-masing. Mereka rupanya berasal dari tiga rumah tangga berbeda.

Desa tempat tinggal para anjing itu sekitar 17 km dari jalan raya tempat Lu pertama kali menemukan mereka.

Seorang pemilik mengungkap kelegaan bahwa anjing German shepherd dan Golden Retriever yang hilang telah kembali ke rumah.

"Kami sangat beruntung mereka kembali, bukan untuk dimakan," katanya.

Pemilik lain dengan bangga menyebutkan anjing Corgi miliknya yang memang dikenal karena kecerdasan dan kemampuannya menemukan jalan pulang.

Perjalanan mencari jalan pulang Corgi dan teman-temannya ini telah ditonton lebih dari 230 juta kali.

"Perjalanan mereka bisa menjadi premis sebuah film. Golden Retriever memposisikan dirinya paling dekat dengan lalu lintas untuk melindungi yang lain. Corgi terus memeriksa ke belakang untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. German Shepherd, menunjukkan kepemimpinan alami, tetap berada di tengah seperti seorang jenderal," komentar seorang netizen.

"Anjing adalah sahabat kita yang paling setia dan pantas mendapatkan perlindungan dan perawatan. Sangat penting untuk menetapkan undang-undang perlindungan hewan sesegera mungkin," kata yang lain.

Di sisi lain, saat ini hukum di China tidak secara eksplisit melarang konsumsi daging anjing. Berbeda dengan Shenzhen, kota ini jadi yang pertama menerapkan larangan makan kucing dan anjing pada 2020.

Beberapa restoran daging anjing masih beroperasi di China utara. Selama musim dingin yang panjang, penduduk setempat percaya makan daging anjing memberikan kehangatan.

Ilustrasi. China memiliki undang-undang perlindungan hewan. Pencurian anjing di sana dianggap sebagai tindak pidana. (REUTERS)

Asosiasi Perlindungan Hewan Dalian mencatat peternakan anjing sangat jarang sebab memelihara anjing dinilai sangat mahal.

Tak heran bagi banyak pemilik toko daging anjing, anjing liar dan hewan peliharaan yang dicuri adalah sumber daging yang paling mudah dan murah.

Padahal pencurian anjing di China dianggap sebagai tindak pidana dengan hukuman berupa denda atau penjara berdasar nilai hewan tersebut.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK