Prabowo Pamer ke Pengusaha Jepang: RI Kini Beda dengan 20 Tahun Lalu
Presiden RI Prabowo Subianto menuturkan Indonesia hari ini telah berbeda dengan Indonesia pada dua dekade lalu.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3) waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda juga pasti mengetahui bahwa Indonesia saat ini bukan lagi Indonesia yang Anda kenal 20 atau 25 tahun yang lalu. Kami bergerak lebih cepat dari sebelumnya," kata Prabowo.
Prabowo menyebut Indonesia hari ini terus bergerak maju dan semakin kompetitif.
Ia menegaskan Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan baru yang lebih cepat, dengan komitmen kuat untuk meningkatkan daya saing serta menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
Di hadapan para pemimpin dunia usaha, Prabowo juga menyampaikan Jepang merupakan salah satu mitra ekonomi paling terpercaya bagi Indonesia.
Investasi Jepang dinilai memiliki kualitas tinggi dengan karakter disiplin, penguasaan teknologi, serta komitmen jangka panjang.
"Itulah sebabnya investasi Jepang dihormati, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia dan secara pribadi saya sangat menghargai hubungan ini," ujar dia.
Pada saat yang sama, Prabowo juga menyampaikan hubungan ekonomi kedua negara telah terbangun selama puluhan tahun dengan kontribusi signifikan dari perusahaan-perusahaan Jepang di berbagai sektor.
"Jepang secara konsisten mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Banyak di antara Anda di ruangan ini telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut," ucapnya.
Prabowo pun mendorong kemitraan Indonesia dan Jepang ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih cepat.
Ia menekankan pentingnya kerjasama erat di tengah dunia yang semakin terhubung, serta meyakini bahwa kemitraan ekonomi yang kuat akan menciptakan perdamaian dan persahabatan yang berkelanjutan.
"Dunia semakin mengecil. Tidak ada pilihan lain selain kerja sama erat di semua bidang. Saya percaya hubungan ekonomi dan kemitraan yang kuat akan menghasilkan perdamaian dan persahabatan yang berkelanjutan," ujar dia.
(mnf/rds) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

