Iran Serang Tanker Raksasa Milik Kuwait di Dubai Hingga Terbakar

CNN Indonesia
Selasa, 31 Mar 2026 10:43 WIB
Iran serang kapal tanker di dekat Selat Hormuz. (REUTERS/Mohammed Aty)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran kembali melancarkan serangan ke tanker yang tengah merapat di Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab, pada Senin (31/3) waktu setempat.

Kali ini giliran tanker minyak raksasa berbendera Kuwait yang diserang Iran menggunakan drone hingga terbakar. Serangan tersebut juga dikhawatirkan merusak tanker raksasa tersebut sehingga terjadi kebocoran minyak ke perairan di Selat Hormuz.

Serangan Iran terhadap tanker Al Salmi merupakan yang terbaru dari rentetan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz sejak pecah perang melawan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Perusahaan Kuwait Petroleum Corporation (KPC) menyatakan kepada media Kuwait KUNA pada Selasa pagi bahwa Al Salmi Iran menyerang tanker raksasa itu saat sedang berjangkar di Pelabuhan Dubai, dikutip dari Reuters.

Otoritas Dubai kemudian berhasil memadamkan api akibat serangan terhadap kapal tanker Al Salmi tersebut. Tak ada korban luka dalam serangan tersebut dan 24 awak kapal telah dievakuasi.

Harga minyak mentah Brent berjangka LCOc1 naik lebih dari 2 persen menjadi US$115,17 per barel pada awal perdagangan Asia setelah berita serangan terhadap kapal tanker di Dubai, tetapi sedikit turun setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Presiden Donald Trump bersedia mengakhiri perang meskipun Selat Hormuz tetap ditutup.

Brent diperkirakan akan melonjak 59 persen pada Maret, kenaikan bulanan terbesar yang pernah tercatat karena perang di Timur Tengah.

Otoritas Dubai masih menilai kerusakan pada kapal tanker tersebut, kata KPC, yang menurut data Lloyd's List Intelligence adalah perusahaan induk dari pemilik terdaftar dan operator komersial Al Salmi.

Tanker raksasa tersebut menampung minyak dari Kuwait dan Arab Saudi, menurut data dari Lloyd's dan TankerTrackers. Lloyd's mencantumkan tujuan pengiriman ke Qingdao, Tiongkok.

Para pejabat Iran tidak dapat dihubungi oleh Reuters untuk memberikan pernyataan terkait serangan tersebut.

(bac)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Dampak Besar Penutupan Selat Hormuz

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK