Dapat Lampu Hijau Iran, 2 Kapal China Jadi Pertama Lewati Selat Hormuz

CNN Indonesia
Selasa, 31 Mar 2026 19:15 WIB
Ilustrasi. Kapal kargo China mulus lewati Selat Hormuz saat Timur Tengah bergejolak. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak dua kapal kontainer milik China, Cosco, akhirnya berhasil melewati Selat Hormuz di tengah blokade Iran imbas peperangannya melawan Amerika Serikat-Israel, pada Senin (30/3).

Laporan itu disampaikan berdasarkan data MarineTraffic melalui platform X milik perusahaan asal Amerika Serikat. 

"Perjalanan dua kapal kontainer ultra-besar itu, yakni CSCL Indian Ocean dan CSCL Arctic Ocean, menunjukkan kemungkinan perubahan kondisi bagi pelayaran komersial," ujar MarineTraffic, dikutip Anadolu Agency

MarineTraffic mencatat proses transit dua kapal China ini "menjadi penyeberangan pertama oleh kapal kontainer besar sejak konflik pecah."

CSCL Indian Ocean tercatat melintasi selat pada pukul 08.47 GMT, sementara CSCL Arctic Ocean menyusul pada pukul 09.14 GMT waktu setempat.

Kedua kapal itu terdaftar sebagai milik China dan saat ini sedang menuju Pelabuhan Klang di Malaysia.

MarineTraffic mencatat keberhasilan pelayaran ini sebagai penyeberangan pertama yang terkonfirmasi oleh operator kapal kontainer besar sejak konflik dimulai.

Menurut laporan Lloyd's List News di platform X, pelayaran itu juga dapat menjadi "terobosan diplomatik antara Beijing dan Teheran terkait hak lintas di jalur strategis yang diperebutkan."

Menurut laporan Lloyd's List News di platform X, pelayaran itu dinilai memiliki makna diplomatik.

"Pelayaran itu dapat menjadi terobosan diplomatik antara Beijing dan Teheran terkait hak lintas di jalur strategis yang diperebutkan," demikian bunyi laporan itu.

Cosco adalah salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia dan menempati posisi teratas secara global berdasarkan total ukuran armadanya yang diukur dengan deadweight tonnage.

Perusahaan itu sempat menghentikan layanan pengiriman kargo ke dan dari sejumlah negara Teluk pada awal bulan ini.

Pada Rabu, Cosco mengumumkan pemesanan baru kembali dibuka untuk pengiriman kontainer dari negara-negara Asia Timur ke Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Irak.

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terganggu sejak AS dan Israel menyerang Iran pada akhir bulan lalu.

Teheran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan terkait AS di sedikitnya enam negara Teluk.

Gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker di selat itu telah menyebabkan terganggunya pasokan minyak global serta mendorong kenaikan harga energi dunia.

(rnp/bac)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Dampak Besar Penutupan Selat Hormuz

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK