Trump: AS Terus Serang Iran Sampai Kembali ke Zaman Batu!

CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 19:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar akan membuat Iran kembali ke Zaman Batu di tengah serangan masif dari negara tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar akan membuat Iran kembali ke Zaman Batu di tengah serangan masif dari negara tersebut. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar akan membuat Iran kembali ke Zaman Batu di tengah serangan masif dari negara tersebut.

Dalam salah satu unggahan di media sosial buatannya Truth Social pada Rabu (31/3), Trump membahas kemungkinan gencatan senjata AS dan Iran. Dia lalu menekankan baru mengambil langkah ini jika Selat Hormuz terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden rezim baru Iran, yang jauh kurang radikal dan jauh lebih cerdas daripada para pendahulunya, untuk meminta Amerika Serikat gencatan senjata," kata Trump.

"Kami akan mempertimbangkan saat Selat Hormuz terbuka, bebas, dan aktif. Hingga saat itu, kami akan terus menyerang Iran atau seperti mereka bilang, kembali ke Zaman Batu," paparnya menambahkan.

Trump disebut siap mengakhiri perang dengan Iran meski jalur perdagangan minyak global Selat Hormuz tetap tertutup.

Salah satu sumber di pemerintahan AS mengatakan Trump menyampaikan pertimbangan tersebut ke penasihatnya bahwa dia siap setop perang, barulah pembicaraan akset selat dibahas lagi, demikian dikutip Times of Israel, Rabu (1/4).

[Gambas:Video CNN]

Trump dan penasihatnya, lanjut sumber itu, sudah sampai ke kesimpulan bahwa misi membuka Selat Hormuz butuh waktu yang lebih lama. Durasi ini melebihi waktu yang ditetapkan AS terkait perang sekitar empat hingga enam pekan.

AS dan Israel meluncurkan serangan brutal ke Iran pada 28 Februari. Artinya, mereka sudah melewati empat pekan, dan sisa dua pekan lagi.

Lebih lanjut, para sumber AS mengatakan Trump saat ini fokus untuk menghancurkan rudal dan Angkatan Laut Iran sebelum menekan mereka membuka Selat Hormuz.

Trump sebelumnya mengatakan serangan AS ke Iran akan berhenti dalam dua hingga tiga pekan mendatang.

(isa/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]