Satu Pilot Jet Tempur F-15 AS yang Jatuh di Iran Belum Ditemukan

CNN Indonesia
Sabtu, 04 Apr 2026 14:20 WIB
Ilustrasi. Militer Amerika Serikat (AS) masih mencari satu pilot jet tempur F-15 yang hilang setelah pesawatnya ditembak jatuh di wilayah Iran pada Jumat (3/4). (Foto: AFP/OLI SCARFF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Amerika Serikat (AS) masih mencari satu pilot jet tempur F-15 yang hilang setelah pesawatnya ditembak jatuh di wilayah Iran pada Jumat (3/4).

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, satu dari dua kru pesawat F-15E Strike Eagle berhasil diselamatkan dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di bawah pengawasan militer AS.

Sementara itu, satu kru lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Rekaman video yang telah diverifikasi geolokasinya menunjukkan sejumlah pesawat militer terbang rendah di atas wilayah Provinsi Khuzestan, Iran, sebagai bagian dari upaya pencarian tersebut.

Melansir CNN, insiden ini menjadi pertama kalinya pesawat berawak milik AS ditembak jatuh di atas wilayah Iran sejak perang berlangsung.

Sebelumnya, pada awal perang, tiga jet tempur F-15 juga sempat jatuh, tetapi disebabkan oleh insiden tembakan dari pihak sendiri (friendly fire) oleh sistem pertahanan udara Kuwait.

Selain insiden F-15, pada hari yang sama sebuah pesawat militer AS jenis A-10 Thunderbolt II juga dilaporkan terkena serangan.

Seorang pejabat AS menyebut pilot A-10 sempat menerbangkan pesawat keluar dari wilayah Iran sebelum akhirnya melontarkan diri dan berhasil diselamatkan.

Sementara itu, militer Iran mengklaim pesawat A-10 tersebut jatuh di Teluk Persia setelah diserang sistem pertahanan udara mereka di dekat Selat Hormuz.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan jatuhnya jet tempur AS yang ditembak Iran tidak akan berdampak pada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.

Dalam wawancara dengan NBC News, Trump enggan membahas rincian operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung pasca-insiden tersebut. Menurut dia, itu adalah hal militer yang sensitif.

Menurut NBC News, yang mewawancarai Trump secara singkat melalui sambungan telepon, orang nomor satu di AS itu menyampaikan rasa frustrasinya terhadap pemberitaan media mengenai situasi tersebut, yang berkaitan dengan upaya mencari anggota kru setelah pesawat itu ditembak jatuh.

Ketika ditanya apakah perkembangan ini akan memengaruhi upaya diplomatik dengan Iran, Trump menepis hal tersebut.

"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang dalam perang," kata Trump.

(dhz/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK