AS Buka Operasi Penyelamatan Pilot Pesawat Jatuh, Iran Tawarkan Hadiah

CNN Indonesia
Sabtu, 04 Apr 2026 19:00 WIB
Iran menawarkan hadiah untuk siapa saja yang berhasil menangkap pilot yang hilang tersebut.
Iran menawarkan hadiah untuk siapa saja yang berhasil menangkap pilot yang hilang tersebut. Ilustrasi (AFP/various sources).
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) tengah menggelar operasi pencarian dan penyelamatan pilot pesawat jet tempur milik mereka yang jatuh di Iran.

Sumber CNN mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut adalah F-15E Strike Eagle. Dalam operasionalnya, pesawat ini biasanya diawaki dua orang, yakni pilot dan perwira sistem persenjataan.

Sejumlah sumber CNN lainnya menyebutkan satu dari dua anggota kru F-15 yang jatuh telah diselamatkan dan berada dalam pengawasan AS. Kru tersebut dalam keadaan hidup dan sedang menerima perawatan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya penyelamatan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial dan lokasinya telah diverifikasi oleh CNN.

Video itu menunjukkan beberapa pesawat militer yang terbang rendah di atas Provinsi Khuzestan di Iran sedang dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Dalam video tersebut, satu pesawat terlihat terbang rendah di atas tanah, sedangkan dua helikopter mengikuti di belakangnya dengan jarak dekat.

Video tersebut diambil di sebuah jembatan di atas sungai Karoon, yang berjarak sekitar 470 km di selatan Teheran.

Kantor berita milik pemerintah Iran, Tasnim menyatakan bahwa pencarian terhadap kru yang hilang belum membuahkan hasil.

Di sisi lain, Fars News melaporkan adanya penawaran hadiah dari Iran untuk siapa saja yang berhasil menangkap pilot yang hilang tersebut.

Media pemerintah Iran pun telah merilis foto-foto yang diklaim sebagai puing-puing jet tempur AS, menunjukkan potongan-potongan kecil dari apa yang tampak seperti F-15.

Foto-foto tersebut menunjukkan sebagian logo "US Air Forces in Europe" pada sirip ekor F-15 dan garis merah-putih dari bagian atas sirip ekor.

Potongan puing lainnya terlihat memiliki tulisan "CAUTION USE ONLY NON-MAGNETIC FASTENERS", yang berarti "gunakan hanya pengencang non-magnetik".

Tulisan itu disebut sama seperti yang ada di bagian belakang F-15 yang membentang di antara satu dari dua mesinnya dan penyeimbang horizontalnya.

"Dilihat dari strukturnya, itu tentu terlihat seperti F-15, dan dari tanda garis kilat pada ekornya, berasal dari Sayap Tempur ke-48 (48th Fighter Wing), yang berbasis di RAF Lakenheath di Inggris," kata Peter Layton, seorang peneliti di Griffith Asia Institute dan mantan perwira Angkatan Udara Kerajaan Australia, kepada CNN.

Berbagai media pemerintah Iran, termasuk Press TV, menerbitkan gambar-gambar tersebut bersama dengan pernyataan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menyatakan bahwa pasukan Iran telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 di Iran tengah.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi kepada CNN bahwa Presiden AS Donald Trump telah mendapatkan informasi ini. Pihak Militer AS dan Gedung Putih belum memberikan komentar terkait situasi tersebut maupun status kru F-15 yang jatuh.

Insiden ini menandai pertama kalinya pesawat AS ditembak jatuh di atas Iran selama perang berlangsung. Pada awal perang, tiga pesawat F-15 secara tidak sengaja ditembak jatuh dalam insiden tembakan teman (friendly fire) oleh pertahanan udara Kuwait.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/ins) Add as a preferred
source on Google